oleh

Ketua Komisi A Belum Bisa Dijerat Kasus Penembakan Aktivis Anti-Korupsi

PortalMadura.Com, Bangkalan – Ketua Komisi A DPRD Bangkalan, Madura, Jawa Timur Aldi Alfaresi alias Kasmu yang ditangkap disebuah hotel di Surabaya dalam dugaan kasus pencabulan dan pemalsuan dokumen oleh polisi gabungan Polres Bangkalan dan Polda Jatim belum bisa dijerat sebagai otak pelaku penembakan aktivis anti-korupsi, Mathur Husairi.

Kapolres Bangkalan, AKBP Sulistyono mengaku belum cukup bukti untuk dijerat sebagai pelaku penembakan Mathur Husairi. “Kami belum menerima informasi dari Polda Jatim atas dugaan keterlibatan Kasmo dalam kasus penembakan itu,” terangnya, Selasa (10/2/2015).

Namun, pihaknya masih melakukan pengembangan penyelidikan, mengingat santernya isu yang menyatakan Kasmu diduga kuat sebagai aktor intelektual penembakan terhadap Direktur LSM Central Of Islamic Democration Studies (CiDes) itu. (baca : Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur)

Loading...

Diakui, untuk mengungkap kasus tersebut tidak mudah, karena butuh alat bukti yang cukup. “Kalau kami sudah menangkap pelakunya, pasti kita ekspos ke media,” pungkasnya.

Sebelumnya, Mathur Husairi (47) salah seorang aktifis anti-korupsi di Kabupaten Bangkalan ditembak orang misterius di depan rumahnya, Jalan Teuku Umar, Selasa (20/1/2015) dini hari, sekitar pukul 02.00 Wib.

Aksi penembakan terjadi pada saat korban baru datang dari Surabaya dengan mengendarai mobil nopol M 307 HA. Saat membuka pintu pagar tiba-tiba ada suara tembakan dan satu proyektil menembus usus korban. Proyektil tersebut kini diamankan pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan. (Rahma/htn)


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar