oleh

Konten Provokatif di Media Sosial Meningkat Usai Pemilu

PortalMadura.Com, Jakarta – Polisi mencatat peningkatan jumlah konten bersifat provokatif sejak Rabu malam hingga Kamis pagi berdasarkan patroli siber.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan ada peningkatan sebesar 40 persen penemuan akun yang menyebarkan konten provokatif.

Gempur Rokok Ilegal Pemkab Sumenep

BACA : Jelang Liga 3 Jatim 2021, Madura FC Masih Butuh Empat Laga Uji Coba

Konten-konten itu tersebar di sejumlah platform seperti Instagram, Twitter, Youtube, dan Whatsapp Group.

“Akun tersebut menyebarkan narasi, foto, video, suara yang bersifat provokatif mengajak masyarakat berbuat onar, melakukan aksi,” kata Dedi di Jakarta, Kamis.

Konten provokatif tersebut, kata Dedi, disebarkan untuk mengajak melakukan aksi sebagai respon atas hasil hitung cepat Pemilu 2019.

Direktorat Tindak Pidana Siber Polri telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Kami meminta take down akun tersebut,” ujar dia. dilaporkan Anadolu Agency, Kamis (18/4/2019).

Selain itu, lanjut Dedi, pihak kepolisian juga akan mengidentifikasi akun-akun penyebar konten provokatif tersebut.

Dapatkan Berita terbaru dari kami via Telegram

Komentar