SUWON, portalmadura.com – Tim nasional Korea Selatan berhadapan dengan Ekuador dalam laga uji coba persahabatan internasional yang digelar di Stadion Piala Dunia Suwon pada Kamis, 24 September 2026. Pertandingan ini menjadi panggung krusial bagi kedua kubu untuk mengevaluasi skuat serta memantapkan strategi tim.
Sejak peluit awal dibunyikan, Korea Selatan yang tampil di hadapan pendukung sendiri langsung mengambil inisiatif serangan. Kapten Son Heung-min bersama lini depan Taeguk Warriors terus menggempur pertahanan Ekuador demi memecah kebuntuan awal.
Dominasi Penguasaan Bola dan Tekanan Tinggi
Korea Selatan memegang kendali permainan dengan mencatatkan penguasaan bola hingga 62 persen di babak pertama. Meski begitu, barisan pertahanan Ekuador yang dipimpin Pervis Estupiñán tampil cukup solid untuk membendung ancaman tuan rumah.
Ekuador tidak tinggal diam dan mengandalkan serangan balik cepat melalui Pedro Vite serta Keny Arroyo. Skema disiplin yang diterapkan tim tamu memaksa para pemain Korea Selatan bekerja keras memutus alur bola di lini tengah.
Tensi Tinggi di Paruh Pertama
Laga persahabatan ini berlangsung ketat dan keras. Wasit terpaksa mengeluarkan empat kartu kuning di paruh pertama, masing-masing untuk Park Jin-seob dari Korea Selatan serta Jackson Porozo, Keny Arroyo, dan Jordy Caicedo dari kubu Ekuador.
Hingga pertengahan babak pertama, kedua tim masih berjuang membongkar pertahanan lawan guna mencetak gol pembuka pada laga pemanasan ini.





