oleh

Krisis Air Bersih, Warga Sampang Rela Jalan Kaki 2 KM Setiap Hari

PortalMadura.Com, Sampang – Warga Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, harus menempuh 2 kilometer (Km) untuk mendapatkan air bersih dengan cara berjalan kaki setiap harinya.

Mayoritas yang mengalami kesulitan air bersih itu, warga Dusun Bunjuh, Jeret Cetak, dan warga Dusun Pengambaan.

“Jika musim kemarau, sumber mata air di daerah sini kering. Dan sangat sulit untuk mendapat air bersih,” keluh salah seorang warga Dusun Bunjuh, Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Abdus Salam (35), Senin (24/9/2018).

Loading...

Ia rela bersama tetangganya untuk mencari air bersih dengan membawa jerigen hingga 2 kilo meter. “Itu pun harus antri untuk mendapatkan air layak konsumsi, karena keterbatasan sumber air,” katanya.

Pria ini mengaku pernah ada droping air bersih dari Pemerintah Daerah. Namun hanya dua kali, sehingga tidak mencukupi kebutuhan warga setiap harinya.

Kepala BPBD Sampang, Anang Djoenaedi membenarkan sudah melakukan droping air bersih ke Desa Labuhan dimaksud.

“Kami sudah tiga kali mengirim suplay air bersih ke sana. Masyarakat akan mendapatkan droping air untuk selanjutnya. Tapi, droping air dilakukan secara bertahap,” singkatnya via telepon.(Rafi/Nurul)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar