oleh

Krisis Kepsek, 4 Bulan KBM di SDN Center Guluk-Guluk I Tak Maksimal

PortalMadura.Com, Sumenep – Siswa kelas V dan kelas VI SDN Center Guluk-Guluk I, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur sudah empat bulan tidak menerima kegiatan belajar mengajar (KBM) secara maksimal.

“Siswa kelas V dan kelas VI hanya mendapat bahan pelajaran dari guru honorer. Guru kelasnya dimutasi. Padahal, sebentar lagi ujian,” kata Mulyadi, pegiat pendidikan di Sumenep, Selasa (10/3/2015).

Sebelumnya, guru kelas V dan VI, dipegang oleh salah seorang pegawai negeri sipil (PNS), tapi sudah dimutasi setahun lalu. Diperparah lagi kepala sekolah (Kepsek) yang sudah purna tugas sejak Desember 2014, tetap dibiarkan kosong.

Loading...

Menurutnya, kekosongan Kepala Sekolah tidak hanya menghambat kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut. Juga berdampak pada tidak cairnya Biaya Operasional Sekolah (BOS).

“BOS tidak bisa dicairkan bila tidak ada kepala sekolah. Ini terjadi dibanyak sekolah di Kecamatan Guluk-Guluk,” terangnya.

Kabid ketenagaan Dinas Pendidikan (Diknas) Sumenep, Fajarisman mengakui, jika mengalami kekurangan tenaga kepala sekolah. Untuk mengisinya, harus menunggu hingga ada tenaga pendidik yang memenuhi syarat.

“Memang banyak lembaga yang tidak memiliki kepala sekolah. Dan kami belum ada cadangan kepala sekolah,” pungkasnya.(udin/htn)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar