Bola  

Kritik Pedas Marian Mihail Usai PSBS Biak Tumbang: “Tim Ini Tak Punya Jiwa dan Identitas

Avatar of Kenzo Chandra
Kritik Pedas Marian Mihail Usai PSBS Biak Tumbang: “Tim Ini Tak Punya Jiwa dan Identitas
Kritik Pedas Marian Mihail Usai PSBS Biak Tumbang: “Tim Ini Tak Punya Jiwa dan Identitas

PortalMadura.com – Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, melontarkan kritik tajam kepada anak asuhnya setelah kembali menelan hasil negatif dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Juru taktik asal Rumania tersebut menilai skuadnya saat ini kehilangan arah dan semangat juang di lapangan.

Pernyataan pedas ini muncul setelah tim berjuluk “Badai Pasifik” itu dipaksa menyerah 1-2 oleh tuan rumah Persik Kediri di Stadion Brawijaya, Kamis (5/3/2026) malam WIB. Padahal, PSBS sempat memimpin lebih dulu lewat gol Ruyery Blanco pada menit ke-48.

Namun, keunggulan tersebut sirna setelah lini pertahanan PSBS lengah di penghujung laga. Persik berhasil membalikkan keadaan melalui gol Hamra Hehanussa (79′) dan Muhammad Firly (88′) yang memastikan poin penuh bagi Macan Putih.

Kritik Keras Soal Mentalitas Pemain

Marian Mihail, yang baru satu bulan menukangi tim menggantikan Divaldo Alves, mengaku kecewa berat dengan mentalitas para pemainnya. Ia menyebut skuadnya seolah bermain tanpa kebanggaan terhadap logo di dada.

“Saya bisa katakan bahwa sayangnya tim ini tidak memiliki jiwa dan identitas. Para pemain berasal dari berbagai tempat, namun bukan putra asli Biak. Mereka tidak bermain dengan hati, dan itu menyulitkan saya membangun tim yang mampu berjuang sampai akhir,” ujar Mihail dengan nada kecewa.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk PSBS Biak di putaran kedua. Sejak kemenangan telak 4-1 atas Bhayangkara FC pada Januari lalu, jawara Liga 2 musim lalu ini seolah lupa cara meraih tiga poin.

Ancaman Degradasi Mengintai

Dengan hanya menyisakan 10 pertandingan lagi, posisi PSBS Biak kini berada dalam ancaman serius. Jika tidak segera bangkit, mereka berisiko terperosok ke zona degradasi. Mihail pun menuntut perubahan energi dan ambisi yang lebih besar dari para pemainnya.

Ujian berikutnya sudah menanti di depan mata. PSBS dijadwalkan menjamu Semen Padang pada pekan ke-25 di Stadion Maguwoharjo, Senin (9/3/2026) mendatang. Laga ini menjadi momentum krusial bagi Mihail untuk membuktikan bahwa timnya masih memiliki harga diri untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Saya berharap di kandang sendiri nanti kami punya ambisi dan energi lebih besar untuk memenangkan pertandingan, apalagi lawan berada di posisi yang sama dengan kami di papan bawah,” tutup mantan pelatih PSS Sleman tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses