oleh

KTT ASEAN Plus Three Hasilkan Kesepakatan Ini

PortalMadura.Com – Konferensi Tingkat Tinggi ke-22 ASEAN Plus Three telah menghasilkan beberapa kesepakatan yang tertuang dalam pernyataan pemimpin-pemimpin 13 negara untuk menghubungkan inisiatif konektivitas.

Dalam pernyataan bersama pemimpin 10 negara ASEAN dan pemimpin China, Korea Selatan, dan Jepang mengatakan bahwa mereka mengakui kedekatan geografis, meningkatnya saling ketergantungan dan konektivitas yang meningkat antara negara-negara ASEAN Plus Three serta tantangan dan peluang yang berasal dari Revolusi Industri Keempat (4IR).

Selain itu, dalam pernyataan bersama tersebut tertulis bahwa mengingat pentingnya konektivitas dalam mewujudkan upaya kolektif 13 negara untuk integrasi dan kerja sama regional serta promosi pembangunan berkelanjutan baik di dalam ASEAN maupun di luar, dalam menanggapi tantangan dan peluang yang muncul.

“(Para pemimpin) menegaskan pentingnya semangat kerja sama damai, keterbukaan dan inklusivitas, saling belajar dan berbagi manfaat dalam mempromosikan konektivitas infrastruktur dan transportasi berkelanjutan, serta integrasi dan kerja sama ekonomi regional dan antar-daerah,” bunyi pernyataan bersama tersebut di Bangkok, Senin (4/1/2019).

Para pemimpin juga sepakat untuk mengubah Visi Komunitas ASEAN 2025 dengan meningkatkan konektivitas yang menjadi salah satu elemen kunci untuk membangun Komunitas ASEAN.

Pernyataan tersebut juga tertulis bahwa mengingat pernyataan pemimpin ASEAN tentang Konektivitas ASEAN yang dikeluarkan di Cha-am Hua Hin, Thailand, pada 24 Oktober 2009 dan pernyataan pemimpin tentang ASEAN Plus Three Partnership on Connectivity (2012), yang tujuan utamanya adalah untuk mendukung upaya ASEAN dalam mengimplementasikan Master Plan on ASEAN Connectivity (MPAC) dan meningkatkan konektivitas di luar ASEAN, di kawasan Asia Timur yang lebih luas.

Loading...

Dalam pernyataan juga tertulis bahwa para pemimpin sepakat untuk memulihkan komitmen dalam Deklarasi Manila pada Peringatan 20 Tahun Kerjasama ASEAN Plus Three (2017), di mana negara-negara ASEAN Plus Three menyatakan untuk melanjutkan kerja sama dalam agenda konektivitas ASEAN untuk mendukung implementasi MPAC 2025.

Para pemimpin juga menyoroti MPAC 2025 yang berfokus pada lima Bidang Strategis antara lain infrastruktur berkelanjutan, inovasi digital, logistik tanpa batas, keunggulan regulasi, dan mobilitas orang.

“Kami menyambut identifikasi proyek-proyek infrastruktur terkait konektivitas yang layak secara ekonomi dalam the Initial Rolling Priority Pipeline of Potential ASEAN Infrastructure Projects under the MPAC 2025,” bunyi pernyataan tersebut.

Para pemimpin juga mengakui bahwa konektivitas ASEAN adalah fondasi untuk pengembangan konektivitas yang ditingkatkan di Asia Timur dan bahwa konektivitas yang ditingkatkan penting dalam membangun komunitas Asia Timur seperti yang dibayangkan dalam Pernyataan Pemimpin tentang ASEAN Plus Three Partnership on Connectivity (2012) dan Deklarasi Manila tentang Peringatan 20 Tahun Kerjasama ASEAN Plus Three (2017).

“Kami sepakat mengembangkan kembali komitmen untuk mempromosikan konektivitas regional di Asia Timur dan kegiatan kerja sama untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan MPAC 2025, sebagaimana dinyatakan dalam Rencana Kerja Kerjasama Tiga Plus ASEAN Plus 2018-2022,” lanjut pernyataan tersebut.

Para pemimpin juga sepakat mengembangkan kembali komitmen ASEAN Plus Three dalam meningkatkan konektivitas regional, sambil memperhatikan prinsip-prinsip keterbukaan, transparansi, inklusifitas, dan sentralitas ASEAN yang disajikan dalam Outlook ASEAN tentang Indo-Pasifik, yang menempatkan menghubungkan konektivitas sebagai area prioritas kerja sama.

Pemimpin 13 negara juga sepakat untuk menekankan bahwa strategi konektivitas dapat memberikan kontribusi yang kuat untuk pertumbuhan ekonomi dan peningkatan hubungan di kawasan Asia Timur melalui inisiatif Connecting the Connectivities.(*)


Sumber : Anadolu Agency
Editor : Putri Kuzaifah

Berita PortalMadura Aplikasi Android PortalMadura
Loading...
Tirto.ID
Loading...

Komentar