oleh

Kunjungi Pamekasan, Dinkes Jatim Nyatakan Imunisasi Difteri Dapat Dilanjutkan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jawa Timur, Kohar Hari Santoso menyatakan bahwa Imunisasi difteri aman dan bisa dilanjutkan.

Hal tersebut diutarakan saat berkunjung ke Puskesmas Kadur, Pamekasan, Madura, Minggu (11/2/2018) pasca adanya laporan bahwa puluhan santri harus menjalani perawatan medis setelah menjalani vaksinasi difteri.

Menurutnya penyebab puluhan santri Pamekasan yang mengalami mual-mual, pusing, hingga kejang-kejang pasca injeksi difteri karena efek kejiwaan para santri.

“Kami sudah melakukan evaluasi, dan hasilnya bukan karena efek imunasi tapi karena reaksi kejiwaan para santri yang takut untuk diimunisasi, ” lanjutnya.

Loading...

Ia melanjutkan jika kasus mual-mual dan gejala lain pasca pemberian vaksinasi bakteri baru hanya terjadi di Kabupaten Pamekasan, untuk daerah lainnya belum pernah terjadi peristiwa serupa.

“Untuk gejala kejang yang dialami sekitar 80 santri ini, hanya persoalan psikis, ” jelasnya.

Ia meminta agar masyarakat tidak was-was dan menolak untuk diberikan vaksin difteri, karena vaksin tersebut sangat diperlukan dan untuk kesehatan masyarakat.

“Nanti kita akan mengumpulkan masyarakat se-Kabupaten Pamekasan untuk diberikan sosialisasi bahwa vaksin difteri ini aman,” katanya.

Pihaknya juga menyatakan menanggung biaya perawatan bagi para santri yang dirawat di Luskesmas maupun RSUD Pamekasan.

“Biaya kita yang mengganti, baik yang dirawat di Puskesmas maupun yang dirawat di RSUD,” janjinya.(Hasibuddin/Har)



Komentar