oleh

Lapor Polisi, Dua Aktivis HMI Jadi Korban Penganiayaan Saat Aksi di UTM

PortalMadura.Com, Bangkalan – Dua aktivis HMI Cabang Bangkalan, Madura, Jawa Timur, secara resmi membuat laporan ke Polres setempat.

Keduanya, Moh. Lukyan (25), warga Desa Banyubunih, Kecamatan Galis dan Fathurrohman (19) warga Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Bangkalan.

Laporan atas nama Moh. Lukyan bernomor LP/177/IX/2019/Jatim/Res BKL atas dugaan penganiayaan merujuk pasal 351 KUHP.

Sedangkan atas nama Fathurrohman bernomor LP/175/IX/2019/Jatim/Res BKL dengan tindak pidana secara bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka, merujuk pasal 170 KUHP.

Dugaan penganiayaan yang dialami dua korban terjadi saat menggelar aksi, Selasa (17/9/2019) petang di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Bangkalan.

Salah satu korban, Lukyan menjelaskan, dirinya dilempari benda keras berupa batu oleh sekelompok oknum mahasiswa yang diduga tidak terima dengan aksi demo yang dilakukan kader HMI.

“Saya kena lemparan batu mengenai kepala, dan ini luka robek sehingga harus dijahit empat,” terangnya sambil menunjukkan luka kepala usai pelaporan di Mapolres Bangkalan, Rabu (18/9/2019).

Korban Fathurrohman menceritakan, awalnya ia berada di dalam gedung Rektorat UTM. Kemudian keluar untuk membeli rokok bersama seorang temannya, Fais.

Namun, saat di luar gedung Rektorat, tepatnya di halaman tiba-tiba dihampiri orang tidak dikenal sekitar 10 orang.

Loading...

Tanpa babibu, korban dikeroyok bersama-sama dari sebelah kiri dengan cara memukul. Kala itu, petugas keamanan kampus dan salah seorang temannya berusaha melerai.

Tapi orang tidak dikenal itu tetap melakukan pemukulan. “Saya dipukul dari belakang mengenai kepala, hingga saya luka lebam. Saya masih tertekan dengan kejadian itu,” katanya.

Kedua aktivis HMI tersebut meminta penyidik Polres Bangkalan secepatnya memproses dugaan penganiayaan yang dialami saat aksi.

Kasubag Humas Polres Bangkalan, AKP Suyitno, membenarkan adanya pelaporan dari kader HMI Cabang Bangkalan. Namun, ia belum mengetahui detail kasus yang dilaporkan.(*)

Baca Juga :


Penulis : Imron
Editor : Putri Kuzaifah
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar