oleh

Legislatif Soroti Merosotnya Pendapatan Retribusi Terminal Bangkalan

PortalMadura.Com, Bangkalan – Pendapatan dari retribusi Terminal Kota Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang terus merosot setiap tahunnya mulai mendapat sorotan dari legislatif setempat.

Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan, Mahmudi mengungkapkan, pemerintah daerah khususnya pihak Dinas Perhubungan harus berani mengambil kebijakan seiring dengan menurunnya nilai retribusi terminal hingga berdampak kurang baik terhadap pendapatan asli daerah (PAD).

Data yang dihimpun dari Dinas Perhubungan Bangkalan, pada tahun 2018 retribusi terminal hanya Rp11,3 juta. Pendapatan ini turun drastis dibanding tahun 2017 yang mencapai Rp21,4 juta.

Pada tahun 2016, Terminal Kota Bangkalan masih mampu menyokong PAD hingga Rp97,6 juta.

“Keberadaan terminal itu sudah tidak strategis. Kita lihat nanti PAD dari terminal dapat berapa?, kalau hasilnya masih terus menurun berarti harus dievaluasi, apakah mau ditutup atau mau dicarikan solusi,” kata Mahmudi, Kamis (13/6/2019).

Baca Juga : Legislatif Minta Pembangunan Pasar Tanah Merah Mampu Atasi Kemacetan

Merosotnya retribusi dua terminal yakni, Terminal Kamal dan Bancaran diakui banyak faktor. Salah satunya banyak penumpang yang beralih menggunakan roda dua. Bahkan fenomena saat ini, penumpang lebih mencari angkutan yang enak dan nyaman.

“Kondisinya, angkutan umum tidak melakukan peremajaan armadanya dan ditambah dengan tidak adanya ketegasan dari pihak terkait soal alur angkutan. Diperparah dengan enggannya angkutan umum masuk ke terminal,” urainya.

Maka pihaknya mendorong pemerintah daerah agar bekerja keras untuk mencari potensi lain guna meningkatkan pendapatan asli daerah dari sektor retribusi.

“Kalau terminal itu mau ditutup, eksekutif harus bisa menggantikan potensi lainnya agar ketika terminal ditutup bisa tetap digunakan hal lain yang berdampak positif terhadap PAD kita,” tandasnya.(*)


Penulis : Imron
Editor : Nurul Hijriyah

Komentar