oleh

Letusan Gunung Bromo, Agung tidak Ganggu Pariwisata

PortalMadura.Com, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan letusan Gunung Bromo, Jawa Timur dan Gunung Agung, Bali pada Senin tidak mengganggu aktivitas pariwisata.

Berdasarkan pengamatan pada hari ini, Gunung Bromo meletus lima kali dan letusannya mencapai 1500 meter di atas puncak kawah.

Selain itu, letusan mengakibatkan satu kali gempa tektonik jauh.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan tingkat aktivitas vulkanik Gunung Bromo masih pada level “waspada”.

“Tidak ada peningkatan aktivitas dibanding 2015, Masyarakat bisa beraktivitas asal tidak pada radius 1 kilometer dari kawah aktif,” ujar Sutopo dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

“Pariwisata aman, artinya Masyarakat masih bisa menikmati, masih bisa berkunjung ke Bromo,” lanjut dia.

Sementara itu, Gunung Agung tercatat dua kali erupsi pada Minggu, 17 Maret 2019 pada pukul 08.03 WITA dan 10.30 WITA.

BMKG mencatat lima kali gempa tektonik jauh akibat aktivitas Gunung Agung pada hari ini.

Status Gunung Agung saat ini pada level “siaga”.

BNPB meminta agar Masyarakat, wisatawan, dan pendaki Gunung Agung tidak melakukan aktivitas pada radius empat kilometer dari kawah puncak Gunung Agung.

Selain itu, Masyarakat perlu mewaspadai potensi aliran lahar hujan di sekitar aliran sungai dan menyiapkan masker penutup hidung sebagai antisipasi potensi bahaya abu vulkanik. dilaporkan Anadolu Agency, Senin (18/3/2019).

Sutopo mengatakan aktivitas pariwisata di Bali juga berjalan normal dan penerbangan di Bandara Internasional Ngurah Rai tidak terganggu.

“Kondisi Bali aman, pariwisata aman, tidak ada gangguan, bandara juga aman,” kata dia.


Anadolu Agency
Sumber : Anadolu Agency

Komentar