oleh

Madura United Umumkan Dejan Antonic Sebagai Pelatih 2019

PortalMadura.Com, Pamekasan – Teka-teki tentang pelatih Madura United musim 2019 terjawab sudah, setelah manajemen Laskar Sape Kerrab itu mengumumkan kepada publik sepak bola tanah air di salah satu rumah makan di Jalan A. Yani Surabaya, Minggu (13/1/2019), dia adalah Dejan Antonic.

Dejan Antonic adalah pelatih kelahiran Serbia 1969 yang musim 2018 melatih Borneo FC. Pelatih yang pernah menjadi juru taktik salah satu klub terkenal di Hong Kong, Kitchee FC itu sudah tidak asing lagi di Indonesia. Sebab, sebelum melatih Borneo FC, dia juga pernah melatih Persib Bandung, Arema Indonesia, Pelita Bandung Raya dan Persebaya Surabaya. Dejan Antonic akan dibantu oleh asisten pelatih Darko Vargec, Rasiman dan Kurnia Sandi sebagai pelatih kiper.

Loading...

“Manajemen menjatuhkan pilihan kepada coach Dejan, tidak ada lain kami mau yang terbaik. Kami lihat hari ini Dejan merupakan salah satu jajaran pelatih terbaik di Liga Indonesia. Ya itu, karena kami objektif untuk mengarungi musim 2019 lebih baik dari musim lalu,” ujar Direktur PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Zia Ul Haq.

Sementara Dejan Antonic mengaku senang bisa bergabung dengan Madura United musim 2019, mengingat Madura United adalah tim yang sangat bagus dengan komposisi pemain yang berkualitas. Dirinya bertekad untuk memperbaiki kualitas tim asal Madura ini seperti apa yang telah dijalani dalam tiga musim terakhir.

“Target kita lebih bagus dari musim kemarin, saya senang sekali bisa berada di sini, tapi saya harus kerja keras. Kita semua harus bersatu, manajemen dan suporter, kalau kita bersatu kita bisa dapat tropi musim ini,” katanya kepada awak media.

Mantan Pelatih Tim Nasional Hong Kong ini tidak menampik jika dirinya dihubungi beberapa klub Indonesia untuk menjadi pelatih di kompetisi Liga 1 2019, tetapi dirinya lebih memilih Madura United karena rencana tim musim ini cukup positif.

“Saya hanya berpikir untuk membuat tim yang bagus, lebih bagus dari yang kemarin. Kalau semuanya berjalan normal, pasti ke depannya Madura lebih bagus,” pungkasnya. (Marzukiy/Salimah)