oleh

Mahasiswa Bidik Misi FBS UNP Ikuti Pelatihan Jurnalistik

PortalMadura.Com, Padang – Sebanyak 150-an mahasiswa Bidik Misi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang, Minggu (11/10/2015), mengikuti pelatihan jurnalistik.

Tampil sebagai narasumber Prof. Dr. Ermanto, S.Pd., M.Hum., (Wakil Dekan I FBS UNP), Drs. Jufri Syahruddin, M.Pd (Dosen, PWI), dan Muhammad Subhan, S.Sos.I (Penulis & Pegiat Forum Aktif Menulis Indonesia).

Pelatihan tersebut diselenggarakan FBS UNP dalam rangka memberikan pembekalan keterampilan menulis kreatif kepada mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi.

Menurut Prof. Ermanto, menulis juga dapat menjadi alternatif pekerjaan. Mahasiswa kreatif adalah mahasiswa yang mampu mengembangkan potensi dirinya, salah satunya lewat tulisan.

“Media massa memberikan ruang kepada mahasiswa untuk menulis dan menyediakan honor layak,” kata Prof. Ermanto yang baru-baru ini meluncurkan novel “Tujuh Cinta Si Anak Kampung”, dalam rilisnya, Senin (12/10/2015).

Dalam materinya “Menerbitkan Karya Sastra untuk Koran dan Penerbit” Muhammad Subhan menyampaikan bahwa menembus koran dan penerbit gampang-gampang susah.

“Yang dibutuhkan konsistensi, kerja keras, dan terus menerus mengirim karya ke koran dan penerbit. Dan, setiap tulisan akan menemukan keberuntungannya,” kata Muhammad Subhan yang juga penulis novel “Rumah di Tengah Sawah”.

Dia mencontohkan gigihnya penulis novel JK. Rowling mengirim naskah “Harry Potter” hingga belasan kali mengalami penolakan. Namun, karena gigih, akhirnya “Harry Potter” terbit dan menjadi novel mega best seller dunia.

Sementara Jufri Syahruddin fokus membahas manajemen media massa dan cara kerja wartawan di perusahaan pers. Dia menerangkan bagaimana berita ditulis wartawan hingga dihidangkan ke pembaca.

“Informasi terjadi setiap hari. Oleh wartawan informasi itu menjadi berita yang disiarkan ke publik dan dinikmati pembaca,” katanya.

Ditambahkan, dunia pers adalah dunia kompetitif. Siapa pun berpeluang menjadi wartawan dan bekerja di perusahaan pers.

“Saya bekerja menjadi wartawan ketika masih mahasiswa. Anda pun berpeluang menjadi wartawan di saat masih menjadi mahasiswa,” ujar Jufri yang pernah menjadi redaktur senior di salah satu koran harian terbesar di Sumatera Barat. (rel/choir)



Komentar