Bola  

Mangkir Latihan, Romelu Lukaku Terancam Sanksi Berat dan Pembekuan Skuad oleh Napoli

Avatar of PortalMadura.com
Mangkir Latihan, Romelu Lukaku Terancam Sanksi Berat dan Pembekuan Skuad oleh Napoli
Mangkir Latihan, Romelu Lukaku Terancam Sanksi Berat dan Pembekuan Skuad oleh Napoli

PortalMadura.com – Hubungan antara Romelu Lukaku dan Napoli memanas pasca-jeda internasional Maret 2026. Penyerang timnas Belgia tersebut kini menghadapi ancaman sanksi disipliner serius setelah menolak kembali ke pusat latihan klub di Castel Volturno dan memilih menetap di Antwerp untuk menjalani rehabilitasi cedera secara mandiri.

Ketidakhadiran Lukaku memicu kemarahan manajemen I Partenopei. Melansir laporan Sky Sport Italia pada Sabtu (11/4/2026), pihak klub menganggap tindakan mantan pemain Inter Milan tersebut sebagai bentuk pembangkangan dan ketidakpercayaan terhadap tim medis internal mereka.


Kronologi Perselisihan: Cedera dan Rehabilitasi Mandiri

Ketegangan bermula ketika Lukaku menarik diri dari skuad tim nasional Belgia menjelang laga persahabatan melawan Amerika Serikat dan Meksiko pada akhir Maret lalu. Asosiasi Sepak Bola Belgia (RBFA) awalnya menyatakan sang pemain ingin fokus memulihkan kebugaran di markas klub.

Namun, alih-alih terbang ke Italia, Lukaku justru memilih melakukan pemeriksaan di klinik spesialis di Belgia. Hasil pemeriksaan tersebut mengungkap adanya peradangan pada pinggul dan cairan di otot fleksor, masalah yang menurut Lukaku tidak terdeteksi sebelumnya.

Melalui pernyataan di Instagram pribadinya pada 30 Maret, Lukaku membela keputusannya. “Kebenarannya adalah beberapa minggu terakhir saya tidak merasa baik secara fisik. Saya memeriksa diri di Belgia dan hasilnya menunjukkan ada peradangan dan cairan di otot fleksor pinggul saya,” tulis Lukaku.

Ia menegaskan bahwa langkah ini diambil agar ia bisa pulih lebih cepat dan segera membantu tim di lapangan hijau.

Reaksi Keras Manajemen Napoli

Napoli merespons pembelaan Lukaku dengan nada dingin. Klub secara resmi merilis pernyataan yang mengonfirmasi bahwa sang striker tidak menanggapi panggilan untuk kembali berlatih sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“SSC Napoli mengonfirmasi bahwa Romelu Lukaku tidak menanggapi panggilan hari ini untuk kembali berlatih. Klub berhak mengambil tindakan disipliner yang sesuai, serta menentukan status latihan pemain dalam jangka waktu yang tidak terbatas,” bunyi pernyataan resmi klub.

Direktur Olahraga Napoli, Giovanni Manna, secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya. Kepada DAZN, Manna menegaskan bahwa Lukaku tetap berada di Belgia bertentangan dengan instruksi langsung dari manajemen klub.

Masa Depan Lukaku di Ujung Tanduk

Situasi ini memunculkan spekulasi liar mengenai masa depan Lukaku di Naples. Kabar yang beredar menyebutkan klub mempertimbangkan opsi ekstrem, yakni pembekuan status Lukaku dari skuad utama hingga akhir musim 2026.

Padahal, Lukaku sempat menjadi pahlawan kemenangan Napoli saat mencetak gol penentu melawan Verona pada 28 Februari lalu. Jika perselisihan ini tidak segera menemui titik temu, Napoli terancam kehilangan daya gedor utamanya di sisa laga krusial Serie A musim ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses