Bola  

Masa Depan Dibu Martínez di Aston Villa Dipertanyakan, Eks Bintang Villa: “Saatnya Biarkan Pergi!”

Avatar of PortalMadura.com
Masa Depan Dibu Martínez di Aston Villa Dipertanyakan, Eks Bintang Villa: "Saatnya Biarkan Pergi!"
Masa Depan Dibu Martínez di Aston Villa Dipertanyakan, Eks Bintang Villa: "Saatnya Biarkan Pergi!"

PortalMadura.comMasa depan penjaga gawang Argentina, Emiliano “Dibu” Martínez, di Aston Villa mulai dipertanyakan menyusul performa yang dinilai tidak konsisten sepanjang musim 2025/2026.

Meski klub berada di posisi kedua klasemen sementara Premier League—setara dengan Manchester City—keberadaan Dibu di bawah mistar kini menuai sorotan.

Eks bintang Villa, Gabriel Agbonlahor, yang kini menjadi panelis di talkSPORT, menilai ini adalah waktu yang tepat bagi klub untuk melepas sang kiper.

“Ketika dalam kondisi terbaik, dia adalah kiper top. Tapi musim ini dia sangat tidak konsisten. Ditambah masalah cedera… Mungkin ini saat yang tepat bagi Aston Villa untuk melepasnya,” ujar Agbonlahor, Jumat (23/1/2026).

Pernyataan itu muncul menanggapi laporan jurnalis Alex Crook yang menyebut Inter Milan tertarik merekrut Dibu, meski kemungkinan besar baru bisa terealisasi pada akhir musim—saat kontrak kiper utama Inter, Yann Sommer, berakhir.

Agbonlahor juga mengungkit upaya Dibu untuk pindah ke Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu. Menurutnya, sang kiper bukan hanya “menggoda” Setan Merah, tapi benar-benar ingin pergi.

“Saya tahu persis—dia desperate (putus asa) ingin ke Manchester United. Itu klub besar dengan sejarah luar biasa,” katanya.

Sejauh ini, Dibu telah tampil dalam 21 pertandingan untuk Aston Villa di semua kompetisi, mencatatkan 6 clean sheet dan kebobolan 20 gol. Namun, performanya terganggu oleh cedera yang membuatnya absen di empat laga Liga Europa dan beberapa pertandingan Premier League.

Meski demikian, Dibu tetap menjadi pilihan utama pelatih Unai Emery, terutama menjelang Piala Dunia 2026, di mana ia diproyeksikan sebagai kiper utama Timnas Argentina.

Dengan bursa transfer Eropa yang akan ditutup dalam 10 hari, kepergiannya tampaknya belum terjadi—setidaknya hingga akhir musim.

Namun, tekanan dari dalam dan luar klub mulai menguat. Bagi Aston Villa, mempertahankan Dibu berarti menjaga stabilitas tim yang sedang bersaing di papan atas. Tapi bagi sebagian pengamat, termasuk Agbonlahor, risiko ketidakkonsistenan sang kiper mungkin lebih besar daripada manfaatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses