oleh

Masa Pemeliharaan, Pembangunan Embung Rusak Parah

PortalMadura.Com, Sampang – Pembanguan embung untuk meminimalisir banjir dan kekeringan senilai Rp341 juta lebih dari APBD tahun 2015, di Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur kondisinya rusak parah.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sampang, Aulia Rahman, menduga ada kesalahan dalam perencanaan pembangunan embung, sehingga tidak kuat menahan tekanan air saat hujan deras.

“Rusaknya sangat parah. Kalau kondisinya seperti ini, berarti perencanaannya yang asal-asalan,” katanya, saat sidak ke lokasi embung, Rabu (25/5/2016).

Politisi Partai Demokrat ini meminta pihak kontraktor bersama Dinas PU Pengairan bertanggung jawab agar melakukan perbaikan kerusakan proyek embung tersebut.

“Kita mendeksak ini segera diperbaiki, karena masih ada masa pemeliharaan. Biaya pemeliharaannya itu digunakan,” tegasnya.

Dengan kondisi embung saat ini, pihaknya juga menilai membuang-buang anggaran (mubazir) dengan proyek tersebut.

Terpisah, Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PU Pengairan Kabupaten Sampang, Imam Irawan mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak rekanan.

Dalam waktu dekat, katanya, pihak rekanan akan melakukan perbaikan kerusakan pada proyek itu.

“Embung yang rusak itu mamang akan diperbaiki. Hanya saja, kondisi di lapangan yang sulit, karena embung masih terisi air,” dalihnya.

Irawan mengaku, akan terus mendesak pihak rekanan guna melakukan perbaikan proyek tersebut.

“Batas waktu masa pemeliharaan 30 Juni 2016. Jadi rekanan harus melakukan perbaikan,” imbuhnya.

Penyebab kerusakan embung, diduga akibat terjangan banjir beberapa bulan lalu. “Kerusakannya karena faktor alam, bukan akibat kesalahan perencanaan,” pungkasnya.(lora/har)