oleh

Masih Terlihat Asap Hitam Pada ‘Low Deck’ Bangkai KMP Santika Nusantara

PortalMadura.Com – Tim SAR gabungan melakukan penilaian awal terhadap kondisi luar bangkai KMP Santika Nusantara yang terbakar Kamis (22/8/2019) malam, di perairan Pulau Masalembu, Sumenep, Madura, Jawa Timur.

KMP Santika Nusantara berhasil ditarik ke area dermaga PT IMS Gresik, pada Selasa (3/9/2019). Penilaian dilakukan melalui kapal milik PT IMS dan dari atas dock Lumba-lumba Indonesia.

SAR Mission Coordinator (SMC) dalam misi Operasi SAR KMP Santika Nusantara, Prasetya Budiarto mengatakan, secara visual, kepulan asap hitam tampak masih keluar dari bagian low deck depan kapal.

Dari jarak sekitar tiga meter, tim SAR gabungan masih merasakan suhu sangat panas serta dapat mencium bau bahan organik yang terbakar.

Tim SAR gabungan belum dapat melakukan penyisiran di bagian dalam KMP Santika Nusantara untuk memastikan ada tidaknya tiga orang korban yang dilaporkan belum ditemukan.

Hal ini disebabkan kondisi kapal yang masih sangat membahayakan keselamatan tim. Senada dengan hal ini, Prasetya menekankan bahwa kondisi kapal harus dipastikan aman oleh tim K3 PT IMS.

“Kondisi aman ini, misalnya area kapal harus benar-benar bersih dari gas gas beracun, kobaran api harus dipastikan sudah tidak ada lagi dan kondisi bagian-bagian kapal yang bisa saja rapuh paska mengalami kebakaran,” katanya di dilansir instagram resmi @humassarsurabaya.

Setelah melakukan penilaian awal, tim SAR gabungan yang terdiri atas tim operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Ditpolair Polda Jatim, tim K3 PT IMS menyimpulkan bahwa harus dilakukan upaya pendinginan lagi terhadap bangkai KMP Santika Nusantara setelah jangkar kapal diturunkan dengan sempurna.(*)

Baca Juga :

Loading...
View this post on Instagram

Tim SAR Gabungan Lakukan Penilaian Kondisi Bangkai KMP Santika Nusantara Tim SAR gabungan melakukan penilaian awal terhadap kondisi luar bangkai KMP Santika Nusantara setelah berhasil ditarik ke area dermaga PT IMS Gresik, pada Selasa (3/9). Penilaian dilakukan melalui kapal milik PT IMS dan dari atas dock Lumba-lumba Indonesia. SAR Mission Coordinator (SMC) dalam misi Operasi SAR KMP Santika Nusantara, Prasetya Budiarto mengatakan, secara visual, kepulan asap hitam tampak masih keluar dari bagian low deck depan kapal. Dari jarak sekitar tiga meter, tim SAR gabungan masih merasakan suhu sangat panas serta dapat mencium bau bahan organik yang terbakar. Tim SAR gabungan belum dapat melakukan penyisiran di bagian dalam KMP Santika Nusantara untuk memastikan ada tidaknya tiga orang korban yang dilaporkan belum ditemukan. Hal ini disebabkan kondisi kapal yang masih sangat membahayakan keselamatan tim. Senada dengan hal ini, Prasetya menekankan bahwa kondisi kapal harus dipastikan aman oleh tim K3 PT IMS. Kondisi aman ini, misalnya area kapal harus benar-benar bersih dari gas gas beracun, kobaran api harus dipastikan sudah tidak ada lagi dan kondisi bagian-bagian kapal yang bias saja rapuh paska mengalami kebakaran. Setelah melakukan penilaian awal, tim SAR gabungan yang terdiri atas tim operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Surabaya, Ditpolair Polda Jatim, tim K3 PT IMS menyimpulkan bahwa harus dilakukan upaya pendinginan lagi terhadap bangkai KMP Santika Nusantara setelah jangkar kapal diturunkan dengan sempurna.(Nov)

A post shared by Humas BASARNAS Surabaya (@humassarsurabaya) on


Rewriter : Putri Kuzaifah
Editor : Hartono
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar