PortalMadura.com – Mehdi Taremi, striker Timnas Iran yang kini membela Olympiacos di Liga Super Yunani, dikabarkan tengah mempertimbangkan keputusan besar: meninggalkan karier sepak bola profesionalnya untuk bergabung dengan militer Iran. Langkah ini diambil menyusul memanasnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Berdasarkan laporan media Turki, Haberler, Selasa (4/3/2026), Taremi saat ini masih dalam tahap negosiasi dengan Olympiacos terkait kemungkinan kepergiannya. Sang pemain merasa terpanggil untuk kembali ke tanah air di tengah situasi genting yang dihadapi keluarganya dan negara.
“Negara Saya Sangat Membutuhkan Saya”
Dalam pernyataannya yang dikutip Haberler, Taremi mengungkapkan alasan pribadi di balik pertimbangan berat ini.
“Ini adalah momen di mana negara saya sangatlah membutuhkan saya. Saudara saya dan rumah saya berada dalam situasi bahaya, dan saya harus berada di sana,” kata pemain berusia 33 tahun tersebut.
Taremi, yang pernah membela Inter Milan dan FC Porto sebelum bergabung dengan Olympiacos, dikenal sebagai salah satu penyerang paling produktif Asia. Keputusannya untuk potentially meninggalkan sepak bola tentu menjadi sorotan dunia olahraga internasional.
FFIRI Upaya Bujuk Taremi Tetap Bertahan
Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) dikabarkan tengah berupaya membujuk Taremi agar tetap melanjutkan karier sepak bolanya di Yunani. Pertimbangan keamanan di tengah eskalasi konflik menjadi faktor utama yang dikhawatirkan federasi.
Sumber media Iran menyebut bahwa FFIRI ingin Taremi tetap fokus mengolah si kulit bundar, namun segala keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan sang pemain. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Taremi maupun Olympiacos terkait status kepastiannya.
Performa Apik Taremi di Musim Ini
Di tengah kabar kepergiannya, Taremi justru menunjukkan performa terbaiknya bersama Olympiacos. Hingga pekan ini, ia telah mencatatkan:
- Liga Super Yunani: 10 gol dan 3 assist dari 16 penampilan
- Liga Champions UEFA: 2 gol dan 2 assist
Kontribusi signifikan tersebut menjadikan Taremi salah satu pilar penting Olympiacos dalam persaingan gelar domestik dan Eropa. Kehilangan pemain sekelas dirinya tentu akan menjadi pukulan berat bagi skuad asal Piraeus tersebut.
Konteks Geopolitik: Ketegangan Iran dengan AS dan Israel
Keputusan Taremi tidak dapat dilepaskan dari konteks geopolitik regional. Eskalasi ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa pekan terakhir menciptakan ketidakpastian keamanan yang berdampak pada warga Iran di luar negeri, termasuk para atlet profesional.
Banyak diaspora Iran yang kini menghadapi dilema antara karier internasional dan panggilan untuk kembali membela negara di saat krisis. Kasus Taremi menjadi contoh nyata bagaimana dinamika politik global dapat memengaruhi jalur karier seorang atlet elit.
Menanti Keputusan Final
Hingga saat ini, status Mehdi Taremi masih dalam tanda tanya. Baik Olympiacos, FFIRI, maupun pihak manajemen pemain belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi apakah sang striker benar-benar akan mengakhiri karier sepak bolanya lebih awal.
Dunia sepak bola kini menanti: apakah Taremi akan memilih jalur patriotik dengan bergabung bersama militer Iran, atau tetap melanjutkan kontribusi di lapangan hijau bersama Olympiacos? Apa pun keputusannya, langkah Taremi mencerminkan kompleksitas yang dihadapi atlet di tengah turbulensi geopolitik global.
Sumber: Haberler (Turki), Antara, FFIRI, Olympiacos FC





