oleh

Mencari Sosok Pemimpin Sumenep, Mungkinkah PKB dan PDIP Berkuasa Kembali?

Ia sudah menjabat dua kali periode sebagai Bupati Sumenep. Dalam aturan, pemimpin baik di tataran nasional maupun daerah hanya bisa menjabat selama dua kali. Hal itu telah diatur dalam UUD 1945 Pasal 7 sebagaimana dilansir liputan6.com.

Bagaimana dengan kader lain diinternal PKB?. Siap atau tidak siap, Partai Kebangkitan Bangsa tidak akan tinggal diam untuk mencari kader terbaiknya agar dapat maju pada Pilkada Sumenep.

KH. Imam Hasyim sejak terpilih menjadi Ketua DPC PKB Sumenep tetap ngotot untuk mencalonkan kader terbaiknya pada bursa pemilihan calon Bupati pada Pilkada mendatang. Sikap KH. Imam Hasyim ini dilansir Mata Madura.

Saat ini, sebagai partai pemenang pada Pemilu 2019 yang diprediksi meraup hingga 11 kursi di parlemen menjadi alasan logis untuk merebut posisi calon Bupati. Prediksi perolehan kursi di parlemen ini sebagaimana dilansir PortalMadura.Com.

Loading...

Bila PKB berpatokan pada kemenangan Pemilu 2019, maka PDI Perjuangan haruskah mengambil posisi di Wakil Bupati kembali?. Tokoh PDI Perjuangan yang saat ini menjabat Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi bisa saja rela atau melawan secara politik untuk melepaskan diri dari koalisi PKB agar dapat maju sebagai calon Bupati Sumenep.

Merujuk pada perolehan kursi di parlemen, PDI Perjuangan masih butuh kerja keras untuk membangun koalisi dengan partai lain agar bisa mengusung pasangan calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Sumenep. Dengan modal yang diprediksi hanya meraup lima (5 kursi) dari hasil Pemilu 2019.

Halaman: 1 2 3 4 5 6

Penulis : Hartono
Editor : Hartono

Komentar