oleh

Mengenal Resilient, Karakter yang Perlu Dibentuk pada Anak

PortalMadura.Com – Sekarang ini, Anda hidup dalam VUCA World. Di mana hal ini menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi di dunia yang dipenuhi dengan kecanggihan teknologi.

Pernah mendengar istilah itu?. VUCA World merupakan singkatan dari volatile (dunia selalu bergerak), uncertain (tidak pasti), complex (kompleks) dan ambiguous (ambigu). Di era ini, perkembangan serba cepat, penuh ketidakpastian dan sangat kompetitif.

Selain kaum muda atau orang dewasa, anak Anda pun juga dihadapkan dengan berbagai tantangan dari luar. Misalnya, mulai dari isu sosial sampai perubahan iklim, tidak terkecuali tantangan dari dalam diri si anak tersebut.

Oleh karena itu, selain kemampuan akademis, anak juga perlu diasah sejak dini untuk memiliki ketangguhan. Dengan mempunyai sikap ini, anak akan lebih kuat dan ulet menghadapi semua tantangan.

Selain ketangguhan dari sisi fisik berupa daya tahan tubuh yang kuat, penanaman karakter sejak dini juga perlu dilakukan. Karakter ini dinamakan dengan resilient, yaitu kemampuan untuk menghadapi tantangan serta memiliki mental untuk bangkit jika menemui kegagalan.

Sebagaimana dilansir PortalMadura.Com, Minggu (22/12/2019) dari laman Fimela.com, Psikolog Keluarga dari Rumah Dandelion, Nadya Pramesrani, M. Psi. menjelaskan, penelitian dalam 50 tahun terakhir menemukan bahwa masa anak-anak usia dini ini adalah waktu yang paling tepat dalam memahami dan mengembangkan resiliensi.

Bagaimana cara membentuk karakter itu?. Salah satu caranya yaitu melalui pengalaman yang bermakna atau purposeful exposure. Artinya, orang tua dengan sengaja memberikan tantangan-tantangan yang sesuai dengan usia dan kapasitas anak.

Hal ini bertujuan agar tahu batas dirinya sampai mana, kemampuan dirinya sampai mana, dan apa yang ia miliki untuk menghadapi masalah yang terjadi saat ini atau di kemudian hari.

“Hal ini perlu dilakukan agar si Kecil terbiasa menghadapi tantangan dan ketidakpastian dan fokus pada cara penyelesaian yang paling efektif,” ujarnya.

Baca Juga : 5 Karakter Anak yang Perlu Dipupuk Sejak Dini di Sekolah

Selain anak, orang tua disarankan untuk mengenal apa itu karakter resilient dan pentingnya karakter tersebut. Sehingga saat mengajarkan pada anak sudah tahu bagaimana penerapannya.

Selain itu, juga perlu dilakukan aktivitas seru yang bertujuan untuk mempererat bonding (ikatan) bagi orang tua dan si Kecil serta memperkuat pemahaman bahwa penanaman karakter anak dimulai dari orang tua.

“Pemahaman akan pentingnya karakter resilient ini sangat perlu untuk disebarkan ke banyak orang tua Indonesia,” papar Senior Brand Manager Nutrilon Royal, Vega Gupta.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : fimela.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar