oleh

Mengharukan Respon Achsanul Qosasi Saat Santri Bawa Kardus Diperiksa Polisi

PortalMadura.Com – Pengamanan di semua wilayah ditingkatkan oleh pihak aparat kepolisian RI pasca bom bunuh diri di tiga gereja Surabaya dan Sidoarjo serta Polrestabes Surabaya, Jawa Timur.

Semua barang-barang bawaan warga yang melakukan perjalanan diperiksa cukup ketat. Tak terkecuali santri yang hendak pulang karena libur puasa Ramadan 2018.

Saat ini, sebuah video santri yang sedang diperiksa petugas sontak viral diberbagai media sosial. Santri itu membawa kardus dan dibuka sendiri dengan cara dirobek setelah diminta dibuka oleh petugas bersenjata lengkap.

Video itu viral dan mengundang keprihatinan serta ada yang simpatik bukan karena berisi bahan terlarang atau bom. Namun cara petugas saat menyuruh santri untuk membongkar isi kardus.

Pihak Mabes Polri telah mengklarifikasi hal tersebut, bahwa itu semua sudah sesuai dengan prosedur tetap (protap) pengamanan dan minta untuk dimaklumi.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto pun angkat bicara soal meningkatnya “kecurigaan” personel Polri. Ia meminta tindakan polisi saat ini dimaklumi. Penjelasan lengkapnya tonton video yang diunggah netter diakhir berita. Klarifikasi itu di sampaikan di Markas Besar Polri, Jakarta, Selasa (14/5/2018).

Yang mengharukan, respon tokoh penting asal Madura, Achsanul Qosasi yang saat ini menjadi salah satu petinggi di BPK RI.

Loading...

Kalo didengar dari bahasanya, ini Santri dari Madura. Sudah sebegitu parahkah kecurigaan pd sarung dan peci?. Adakah cara yg lebih sopan membongkarnya? Santri tdk punya koper, kardus adalah favorit dlm bepergian. Sabar Lek, kamu tidak salah. Tetaplah cintai Negeri-mu“. cuitan @AchsanulQosasi, Selasa (15/5/2018).

Salah seorang netter, @A Tirmidzi Mas’ud mengusulkan solusi. “NAHDLATUL ULAMA secara khusush RMI dan atau Kyai Pondok Pesantren harus segera Audiensi dengan Polres bahwa anak pondok kalau pas lagi pulang atau kembali ke ponpes memang terbiasa garis miring menjadi tradisi membawa kardus dan tas.
Beremma niko ??????
Kasihan anak santri.
Segera Sikapi !!!!!!!!,”.

Salah satu akun media sosial facebook @Em Ridwan juga mengunggah ending dari pemeriksaan kardus santri oleh polisi. Dua buah screenshot menunjukkan si santri foto bersama dengan polisi. “Lega rasanya ketika pada akhirnya #Guyub #Rukun begini. Semoga suasana kembali kondusif. #Santri adalah Penjaga #Negeri!,” dalam captionnya.

Berikut video lengkapnya

(Hartono)



Komentar