oleh

Menyeruak Isu Perselingkuhan antar Kader PAN Pamekasan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Isu dugaan perselingkuhan antar kader dan kini menjadi konflik internal melanda DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Pamekasan, Madura, Jawa Timur menjelang Pemilu 17 April 2019.

Ketua DPD PAN, Heru Prayitno Pamekasan diminta untuk diberi sanksi dan dicopot dari jabatannya. Hal ini berawal dari isu perselingkuhan dengan Wakil Sekretaris DPD PAN Pamekasan berinisial SW, yang merupakan istri sah seorang pria di Jalan Veteran Pamekasan.

Wakil Ketua, Bidang Pengkaderan DPD PAN Pamekasan, Sihe mengatakan, kabar dugaan perselingkuhan Heru Budi Prayitno telah mencuat ke publik beberapa hari yang lalu.

Ia bahkan menyebut, jika isu tersebut akan mencoreng nama baik partai berlogo matahari itu. “Jangan hanya karena perbuatan satu pengurus, justru bisa merusak nama partai,” katanya, Selasa (12/3/2019).

Sihe mengatakan dari total 13 Pengurus Anak Cabang (PAC) PAN, 12 diantaranya sudah menggalang tanda tangan untuk mendesak DPW PAN Jawa Timur, agar memberi sanksi dan mencopot Heru dari jabatan Ketua DPD PAN Pamekasan.

Loading...

“Karena hal ini kami anggap telah melanggar kode etik partai Bab III Pasal 6 tentang identitas bahwa Partai Amanat Nasional Menjunjung Tinggi Moralitas Agama, Kemanusiaan dan Kemajemukan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Pamekasan, Heru Budi Prayitno membantah tudingan tersebut. Ia mengaku tidak mungkin terlibat perselingkuhan dengan salah satu kadernya, sebagaimana tuduhan yang dilayangkan padanya.

“Kalau hanya bersama sama kan wajar antara ketua dengan pengurus, masak itu dibilang selingkuh, kan aneh,” ucapnya.

Namun pihaknya pasrah terhadap apa saja yang menjadi keputusan dari DPW PAN Jatim, termasuk perberhentian dari jabatan Ketua DPD PAN Pamekasan.

Ia juga mempersilahkan untuk membawa segala gugatannya kepada DPW PAN Jatim. “Tapi harus dengan bukti dan data yang jelas,” ungkapnya.

Bagi Heru, isu yang melanda dirinya adalah hal yang biasa menjelang tahun politik, sehingga fitnah dan hoaks bisa menerpa siapa saja, termasuk dirinya yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPD PAN Pamekasan.

“Karena ini tahun politik fitnah bertebaran dan bisa menimpa siapa saja, termasuk saya,” pungkasnya.


Penulis : Hasibuddin
Editor : Putri Kuzaifah

Komentar