oleh

Merasa Istrinya Diganggu, Orang Gila Serang Warga Pakai Celurit, Akhirnya Innalillah…

PortalMadura.Com, Sampang – Suhedi (40), warga Dusun Sloros, Desa Birem, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur tewas bersimbah darah usai dihakimi warga setempat.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, sebelum dianiaya warga, pria yang mempunyai latar belakang gangguan jiwa tersebut menganiaya H. Subeh (55) dan H. Sodik (35) warga setempat dengan senjata tajam jenis celurit.

Akibatnya, H. Subeh mengalami luka robek di kepala bagian belakang kurang lebih 4 cm, luka robek pada telapak kaki kanan kurang lebih 7 cm dan luka robek pada tangan kiri (jari-jari tangan hampir putus).

Sedangkan H. Sodik mengalami luka robek pada pinggang kurang lebih 7 cm dan luka robek pada pergelangan tangan nyaris putus.

Berdasarkan cerita warga, peristiwa itu terjadi ketika Suhedi mendatangi H. Subeh yang dianggap telah mengambil istrinya.

Suhedi dan H. Subeh (55) terlibat cekcok, dan tanpa diduga Suhedi mengeluarkan sebilah sajam jenis celurit dan langsung membabi buta menganiaya H. Subeh.

Warga yang mengetahui peristiwa tersebut langsung berdatangan ke lokasi. Naas salah seorang warga, H. Sodik (35) menjadi korban sajam milik Suhedi saat berusaha melerainya.

“Kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB,” kata salah seorang warga setempat, Minggu (10/12/2017).

Warga yang berada di lokasi mulai geram melihat aksi sadis Suhedi, tanpa ampun warga langsung menghakimi Suhedi dengan sajam hingga tewas di lokasi.

Melihat Suhedi terkapar warga langsung membawa kedua korban ke Puskesmas Tambelangan untuk pertolongan medis sebelum dirujuk ke RSUD Sampang dan RSUD Soetomo Surabaya.

Sayangnya, hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian.

Kasatreskim Polres Sampang AKP Hery Kusnanto yang dihubungi via telepon maupun pesan WA belum kunjung memberikan respon.(Isrok/har)

Loading...