oleh

Moms, Begini 6 Cara Hadapi Si Kecil yang Mulai Berpikir Kritis

PortalMadura.Com – Ketika anak memasuki usia 3 tahun biasanya ia mulai memiliki kemampuan berpikir kritis. Hal ini ditandai dari seringnya ia bertanya segala sesuatu pada orang tua secara bertubi-tubi.

Bahkan, berbagai pertanyaan aneh yang dilontarkan itu kadang membuat mereka sulit untuk menjawabnya. Menyikapi hal itu, apa yang harus dilakukan orang tua?. Haruskah memberhentikan pertanyaan itu?.

Menurut pakar psikologi, anak yang mampu berpikir kritis adalah hal yang positif karena menunjukkan rasa ingin tahunya yang besar terhadap sekitarnya. Hal ini disebabkan oleh kemampuan berpikirnya yang semakin berkembang seiring keterampilannya berbicara.

Akibat rasa ingin tahunya yang semakin besar, otomatis si Kecil membutuhkan jawaban dari orang terdekatnnya terutama orang tuanya. Namun seringkali orang tua kewalahan, tidak sabar dan menyuruh si Kecil untuk berhenti bertanya-tanya karena menganggap pertanyaan si Kecil tidak berbobot.

Padahal justru hal ini dapat berakibat tidak baik karena malah dapat menghambat daya pikir, tumbuh kembang, serta daya kreatifitasnya. Lantas bagaimanakah cara menyikapi si Kecil yang mulai berpikir kritis?. Berikut penjelasannya:

Dengarkan Baik-baik Pertanyaan si Kecil
Tunjukan antusias Moms pada pertanyaan yang diajukan si Kecil. Jangan sepelekan pertanyaannya karena hal tersebut dapat merendahkan kepercayaan diri si Kecil.

Berikan Respon Positif
Hargai setiap pertanyaannya dan jangan ditanggapi dengan emosional dan tidak bersahabat, karena hal ini bisa membuat si Kecil trauma untuk bertanya ke depannya.

Berikan Penjelasan yang Singkat dan Kredibel
Gunakan bahasa yang sederhana dan mampu dipahami si Kecil sesuai usianya, jangan gunakan istilah-istilah ataupun analogi yang sulit dan rumit dipahami si Kecil.

Apabila, orang tua tidak tahu jawaban atas pertanyaan si Kecil, maka jawablah jujur jangan membohongi si Kecil dengan berpura-pura tahu. Moms bisa mengajak si Kecil untuk bertanya pada orang lain yang mampu memberikan jawaban yang tepat.

Baca Juga: Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Anak

Ibarat spons, si Kecil akan merekam semua informasi yang didapatnya. Jawaban yang salah dan asal-asalan hanya akan berakibat tidak baik bagi wawasan dan pengetahuan si Kecil di kemudian hari.

Libatkan si Kecil untuk Menemukan Jawaban
Moms bisa mengajak si Kecil untuk menemukan jawaban atas pertanyaannya dengan membaca buku, ensiklopedia, atau berbagai sumber lainnya.

Ajaklah si Kecil Berdiskusi
Dengan membangun diskusi ringan antara orang tua dan si Kecil mampu mengasah daya pikir dan daya analisa si Kecil.

Sabar
Selelah atau sesibuk apapun orang tua, bersikaplah sabar saat si Kecil memberikan pertanyaan yang kadang tiada henti. Jangan menghardik ataupun memarahinya. Cukup beri penjelasan yang baik dan lembut agar si Kecil mengerti dan tetap terdorong untuk bertanya lagi di lain waktu.

Rewriter : Putri Kuzaifah
Sumber : liputan6.com

Komentar