PortalMadura.com– Pelatih José Mourinho terpaksa merombak rencana taktik Benfica jelang laga pekan ke-22 Liga Portugal melawan Santa Clara di Estádio de São Miguel, Jumat (13/2/2026) malam WIB. Gelandang andalan Fredrik Aursnes dipastikan absen setelah mengalami cedera otot dalam sesi latihan Kamis sore waktu setempat.
Pertandingan yang kick-off pukul 20.30 WIB ini menjadi ujian krusial bagi Benfica yang tengah bersaing ketat di puncak klasemen. Sementara Santa Clara berjuang keluar dari zona degradasi dengan hanya unggul dua poin dari posisi juru kunci. Kemenangan menjadi keharusan bagi kedua tim yang bertemu di pulau terpencil Azores—lokasi yang menambah tantangan logistik dan adaptasi kondisi cuaca bagi tim tamu.
Cedera Aursnes memperparah keterbatasan skuad Benfica yang juga masih memanajemen beban kerja Petar Dedic usai jadwal padat. Gelandang asal Norwegia itu biasanya menjadi penghubung vital antara lini tengah dan pertahanan sekaligus motor pressing intensif ala Mourinho. Tanpa kehadirannya, staf kepelatihan harus mendistribusikan peran tersebut kepada pemain lain tanpa mengorbankan keseimbangan tim.
Di lini depan, keputusan siapa yang mendampingi striker Vangelis Pavlidis menjadi sorotan utama. Pavlidis yang telah mencetak 14 gol musim ini membutuhkan partner yang mampu menyuplai umpan konsisten dan bermain kombinasi di area sempit. Mourinho memiliki dua opsi: memilih pemain kreatif untuk membangun serangan bertahap atau penyerang vertikal yang mampu memecah pertahanan Santa Clara lewat lari menusuk.
Santa Clara sendiri diprediksi akan bermain defensif dengan menutup ruang di area tengah. Tim asuhan Carlos Pinto biasanya mengandalkan transisi cepat dan disiplin dalam situasi bola mati untuk mencuri gol. Kondisi lapangan yang kerap dipengaruhi angin laut Azores juga menjadi faktor tak terduga yang bisa mengubah dinamika permainan.
Data historis memberikan keunggulan jelas bagi Benfica. Dalam lima pertemuan terakhir, Elang Lisbon meraih empat kemenangan dan sekali imbang. Namun catatan tandang di Azores kerap menjadi kendala tersendiri bagi tim-tim daratan Portugal karena perjalanan udara panjang dan adaptasi iklim yang berbeda.
Pertandingan disiarkan langsung di platform streaming resmi Liga Portugal dan beberapa stasiun televisi internasional. Dengan selisih poin yang ketat di papan atas dan ancaman degradasi yang mengintai di bawah, setiap gol dalam laga ini akan memiliki dampak signifikan terhadap peta persaingan Liga Portugal musim 2025/2026.





