oleh

Ngaku Penerus Nabi Isa, Warga Bangkalan Diamankan Polisi

PortalMadura.Com, Bangkalan – Mengaku mendapat wahyu sebagai penerus Nabi Isa, Nur Tajib (40), warga Desa Patereman, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur diamankan jajaran polres setempat.

Selain mengaku penerus nabi, beberapa ajaran yang disampaikan Tajib kepada puluhan pengikutnya dinilai menyimpang dan sesat. Seperti, memperbolehkan para pengikutnya untuk tidak melaksanakan salat Jumat karena tidak wajib.

“Misalnya, Imam membaca Bismillahirrahmanirrahim, lalu Bilal menyambung dengan Alhamdulillahi rabbil alamin,” terang Kapolres Bangkalan AKBP Windiyanto Pratomo, Minggu (24/4/2016).

Selain itu, perbedaan juga terdapat pada bacaan tahyat akhir, dalam hal ini makmum diharuskan menyebut nama yang bersangkutan sambil lalu menunjukkan jari telunjuknya.

“Informasi yang kami dapat dari masyarakat seperti itu. Sedangkan pengikut Tajib kabarnya sekitar tujuh puluh orang,” ungkapnya.

Mantan Kapolresta Batu tersebut menjelaskan, Polisi mendapat laporan dari masyarakat terkait ajaran sesat ini sejak awal 2016.

Sayangnya pada saat hendak mendatangi rumahnya, yang bersangkutan menghilang.

Namun akhirnya berhasil diamankan polisi setelah mendapat laporan dari beberapa warga terkait kembalinya Nur Tajib ke rumahnya.

Guna melakukan penyelidikan lebih jauh, saat ini Polres Bangkalan mulai berkoordinasi dengan MUI dan Muspida setempat.

‪”Saat ini yang bersangkutan statusnya sebagai terperiksa sambil menunggu perkembangan. Kami juga koordinasi dengan MUI dan Muspida terkait kasus ini,” tukasnya. (lora/har)