oleh

Ngamuk Ditahanan, Pembacok Adik Kandung Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

PortalMadura.Com, Sumenep – Muti’ullah (35), warga Desa Ketawang Larangan, Kecamatan Ganding, Sumenep, Madura, Jawa Timur dilarikan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya.

Pembacok lima orang korban itu, mengamuk dan membenturkan-benturkan kepalanya ke tembok tahanan Polres Sumenep.

“Kami telah mengirim pelaku pembacokan ke RSJ Menur, karena sering mengamuk dalam tahanan, dan sangat membahayakan keselamatannya,” kata Kompol Edy Purwanto, Kabag Ops Polres Sumenep, Kamis (19/3/2015).

Menurutnya, kejadian tersebut bermula saat tersangka pembacokan menginap sehari semalam di ruang tahanan. Namun setelah sempat menjalani pemeriksaan, tersangka langsung mengamuk dan membentur-benturkan kepalanya ke tembok.

Loading...

“Dari pada dibiarkan mengamuk di tahanan, kan lebih baik dibawa ke RSJ, biar kondisi kesehatan dan kejiwaannya bisa diketahui,” ucapnya.

Ada kemungkinan pelaku pembacokan menyesali semua perbuatannya, karena telah melukai adik kandungnya sendiri, istri, sepupu, dan bibinya serta tetangga desa.

Selama ini, pelaku dikenal sebagai tokoh masyarakat dan sebagai orang tua bagi kedua adiknya, sejak orang tuanya meninggal tahun 2009.

“Mungkin perasaan salah membebani kejiwaannya,” pungkas Edy Purwanto.

Muti’ullah membacok lima orang korban di depan umum, Minggu (15/3/2015). Korban luka, adik kandungnya sendiri, Gufron alias Moyo (25), istri pelaku Maimunah (30), sepupu pelaku Hj. Qurratul Uyun (32) dan bibi pelaku, Hj. Maisaroh (45) serta  Abdul Gani, tetangga desa.(udin/htn)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar