oleh

Nyeri Punggung Bisa Memicu Munculnya Depresi, Mitos atau Fakta!

PortalMadura.Com – Penyakit bisa datang saat kondisi fisik melemah. Namun, ternyata pikiran seseorang juga punya andil dalam menjaga kesehatan. Saat sedang depresi, misalnya, penyakit bisa datang tanpa diundang.

Nyeri punggung bawah (low back pain) merupakan penyakit yang tak mematikan namun bisa terasa sangat mengganggu. Bagi pengidap masalah ini, aktivitas mereka bakal tak nyaman dan bahwa bisa hingga menimbulkan masalah seperti depresi.

Dewanta Sembiring mengatakan, penyakit ini memang tidak sampai membuat kematian tapi mengganggu aktivitas. Mau ngapa-ngapain enggak nyaman karena terganggu. Makanya orang yang mengalami nyeri itu kadang depresi. Ketika nyeri tak hilang-hilang sampai mau bunuh diri juga ada.

Loading...

Rasa tidak nyaman ketika beraktivitas membuat penderita nyeri punggung bawah jadi sering tidak masuk kerja. Hal ini pun membuat atasan menilai produktivitas orang tersebut menurun. Itu sebabnya perlu dilakukan intervensi guna mengurangi derajat nyeri.

Penanganan nyeri pada umumnya sama, yakni mengubah gaya hidup, pemberian obat, dan menjalani fisioterapi. Dengan cara ini derajat nyeri yang mungkin tadi berada di level 8 menjadi 2 atau 3. Bila sudah melakukan perubahan gaya hidup, obat, dan fisioterapi tapi tidak ada perubahan.

Dokter mungkin akan menyarankan melakukan radiofrequency ablation terutama pada kasus sacroiliac joints pain dan facet joint pain. Terapi ini bisa untuk nyeri pada lumbar, pinggang kadang torak. Misalnya pada sendi yang bermasalah, kan ada saraf kecil yang nempel, halus banget. Saraf itu yang mengantarkan nyeri kita blok dengan radiofrequency ablation. Sehingga saraf itu tidak bisa mengantarkan nyeri lagi.


Rewriter : Nurul Hijriyah
Sumber : merdeka.com
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar