oleh

Orang Tua Pelaku Penganiayaan Guru Budi Cium Tangan Ayah Almarhum

PortalMadura.Com, Sampang – Keluarga korban dan pelaku dugaan penganiayaan yang menimpa almarhum Ahmad Budi Cahyanto, guru seni rupa SAMN 1 Torjun Sampang, Madura, Jawa Timur terlihat saling memaafkan.

Orang tua tersangka berinisial MH (17) warga Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Yahya mengaku sudah ada iktikad dan niat baik sejak awal untuk bersilaturrahmi ke rumah duka. Tujuannya memohon maaf atas prilaku putranya.

“Sebelumnya, kami sekeluarga sudah berniat untuk berkunjung dan bertemu dengan keluarga besar Pak Budi. Alhamdulillah, kami sudah bisa silaturahim dan minta maaf,” ujarnya, Sabtu (17/2/2018).

Ia menceritakan, peristiwa yang menimpa guru Budi tidak ada unsur rencana baik dari keluarga maupun dari putranya. Bahkan pihakanya mengaku kaget setelah mendapat informasi dugaan penganiayaan yang dilakukan putranya.

Sementara, orang tua almarhum Budi, Satuman mengaku menerima dengan senang hati dan terbuka. Bahwasanya, dari keluarga besar pelaku ada niatan baik hingga permintaan maaf.

“Secara pribadi, saya memaafkan mereka atas tindakan yang dilakukan anaknya,” singkatnya, Sabtu (17/2/2018).

Soal proses hukum terhadap tersangka, ia pasrahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib agar tetap diproses.

“Saya sampaikan kepada keluarga tersangka agar tidak menutupi kasus ini. Bila merah katakan merah, bila putih katakan putih,” lanjut Satuman.

Ia memohon dengan hormat kepada keluarga tersangka, jangan sampai ada rekayasa, baik dari sisi data maupun identitas pelaku agar tidak timbul kekecewaan.(Rafi/Har)

Loading...