oleh

Pahami Hal Penting Ini saat Mengasuh Anak Introvert

PortalMadura.Com – Setiap anak memiliki karakteristik yang beragam. Dari anak yang hiperaktif, sampai dengan anak-anak yang lebih suka menyendiri atau introvert. Anak introvert biasanya lebih suka menyendiri, tidak terbiasa dengan lingkaran besar dan hanya punya satu dua teman saja.

Sebenarnya anak introvert bukanlah anak pemalu. Seorang anak dengan temperamen introvert selalu membutuhkan waktu untuk sendiri demi mengisi kembali energi tubuh mereka. Sebagai orangtua, harus punya peran untuk membangun pola asuh yang tepat untuk anak introvert.

Anak introvert punya beberapa ciri dan kecenderungan tertentu. Melansir dari fimela.com dikutip dalam buku The Introvert Advantage karya Marti Olsen Laney, Psy.D., jika anak lebih condong ke arah introvert, kemungkinan besar ia akan mengamati dan mendengarkan sebelum bergabung ke dalam suatu aktivitas.

Menaruh fokus yang mendalam terhadap subjek yang mereka sukai. Menikmati suasana kesendirian di dalam kamarnya. Mereka merasa tersegarkan dengan introspeksi diri. Hanya bicara setelah berpikir dalam-dalam. Bahkan banyak bicara hanya bila topiknya menarik bagi mereka, atau jika mereka nyaman dengan orang-orang yang mereka ajak bicara.

Orangtua perlu memahami temperamen anak untuk membantunya tumbuh menjadi pribadi yang bahagia dan memaksimalkan potensi terbaik mereka dalam hidup. Ada sejumlah hal penting yang perlu dipahami terkait pola asuh untuk anak introvert. Seperti apa hal petingnya, simak dibawah ini.

Beri Kesempatan bagi Anak untuk Memiliki Waktu Pribadi
Aktivitas bagi anak introvert kebanyakan membutuhkan energi. Mereka butuh waktu untuk sendiri di antara kegiatan mereka sehari-hari. Memiliki waktu pribadi sangat membantu anak mengisi ulang energinya. Untuk itu, sebagai orang tua perlu memberinya ruang dan kesempatan tersebut supaya anak bisa berkembang dengan baik.

Hindari Tindakan yang Mempermalukan dan Menyalahkan Anak Introvert
Anak-anak introvert cenderung lebih sensitif terhadap kemarahan dan ketidaksetujuan. Saat mereka kesal, mereka cenderung akan makin menutup diri. Bahkan mereka akan terus menerus memikirkan insiden yang terjadi.

Baca Juga: Langka dan Unik, Lomba Seni Suara Burung Puter Pelung

Biasanya anak introvert merasa tertekan karena dianggap berbeda dari kebanyakan temannya. Padahal anak introvert punya potensi dan kelebihannya sendiri. Orang tua sebaiknya tidak melakukan tindakan yang cenderung mempermalukan dan menyalahkan anak introvert. Sebab hal itu hanya akan membuat anak introvert makin merasa tertekan dan tidak dicintai.

Bantu Anak untuk Memahami Perasaannya
Kebanyakan anak introvert perlu terlebih dahulu mengamati selama beberapa menit sebelum mereka mengikuti atau bergabung kembali dalam sebuah aktivitas. Katakan pada mereka, “Tidak apa-apa jika kamu ingin mengamati dulu sebelum bergabung bersama mereka lagi.”

Penelitian menunjukkan bahwa cara terbaik untuk bergabung dengan sebuah kelompok adalah dengan melakukan kontak mata dengan seseorang, memberikan senyuman, lalu ikuti kegiatan mereka tanpa menarik perhatian mereka, kemudian ajukan pertanyaan yang relevan.

Perlu membantu anak untuk bisa memahami perasaannya. Dengan begitu, anak bisa merasa lebih percaya diri. Bahkan potensi-potensi terbaik dalam dirinya bisa ia maksimalkan dan kembangkan dengan lebih optimal. Yang tak kalah penting adalah bantu anak untuk mengetahui bahwa kita mencintainya seutuhnya.

Rewriter : Nurul Hijriyah
Sumber : fimela.com
Tirto.ID
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE