PortalMadura.Com, Sumenep – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur memaksa memindahkan rombong pedagang kaki lima (PKL) dari sebelah barat TK Pertiwi jalan dr Soetomo. Akibatnya, terjadi adu jotos Satpol PP dan para PKL, pukul 18.15 WIB, Jum’at (12/8/2016)
Pemindahan rombong PKL itu dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Sumenep, Imam Fajar. Pemindahan itu mendapat perlawanan dari para PKL. Sebab, mereka menunggu bupati dan wabup, A Busyro Karim dan Ach Fauzi.
“Jangan pindah. Siapa yang memaksa untuk memindahkan rombong, jangan mau. Kita tunggu bupati dan wabup datang kesini,” teriak Ach Farid, perwakilan PKL.
Sebelumnya, ratusan PKL meminta untuk kembali lagi ke taman bunga (TB) setelah direkokasi ke jalan umun di depan lapangan Giling.
Sejak pukul 15.00 Wib, ratusan PKL telah menduduki jalan dr. Sutomo, sebelah timur taman bunga.
Hingga pukul 19.05 WIB, PKL tetap bertahan sambil menjaga rombongnya. (arifin/har)