oleh

Para Orangtua, Ini 6 Tips Atasi Kenakalan Remaja

PortalMadura.Com – Saat anak beranjak remaja, perubahan terjadi baik dari segi fisik maupun mental. Tidak heran, dengan perubahan mental tersebut mereka cenderung melanggar aturan yang berlaku di masyarakat. Karena itulah banyak remaja melakukan hal-hal yang dianggap nakal.

Terkadang, kenakalan remaja ini tidak bisa ditolerir lagi oleh masyarakat. Untuk itu, peran orangtua sangat berpengaruh dalam membentuk kepribadian mereka. Akan tetapi, tidak semua orangtua mengetahui cara bersikap yang benar terhadap perubahan buah hatinya.

Alih-alih memahami, para orangtua justru membuat seorang remaja semakin nakal. Misalnya, dengan semakin mengekang kebebasan anak tanpa memberikannya hak untuk membela diri. Sehingga anak bukan menjadi lebih baik, bisa jadi mereka semakin memberontak.

Berikut enam cara mengatasi kenakalan remaja yang bisa orangtua lakukan:

Menerapkan Aturan dan Konsekuensi
Pada saat Anda dan anak remaja tenang, maka bicarakanlah tentang aturan di rumah beserta konsekuensinya. Ingat, bicarakan dengan alasan yang masuk akal.

Jika anak remaja Anda tidak sepakat, maka berdiskusilah. Jadikan aturan dan konsekuensi yang dibuat sebagai keputusan bersama.

Mengungkap di Balik Kenakalan Remaja
Para orangtua cenderung akan menghakimi anak remaja atas apa yang dilakukannya tanpa mengetahui ada masalah apa di baliknya. Bersikap seperti itu tidaklah adil bagi anak. Jadi, sebelum menghakimi anak yang berbuat nakal, tanya baik-baik apa yang sebenarnya terjadi.

Loading...

Temukan Cara Redakan Marah
Karena perubahan hormon, remaja akan cenderung cepat marah. Untuk itu, salah satu tugas orangtua adalah mengetahui bagaimana cara untuk meredakan marah pada anak tersebut.
Banyak hal yang dapat dilakukan, misalnya membiasakan mereka dengan mendengarkan musik, menulis atau bermain game.

Ada Bersama Anak
Terkadang, orangtua sibuk sendiri. Mereka hanya memberikan uang pada anaknya tapi tidak memberikannya kasih sayang. Hal ini sangat memicu kenakalan remaja.

Karena itu, luangkan waktu Anda untuk anak, entah mendengarkan ceritanya atau memberikan solusi atas masalah yang dialaminya. Kebiasaan ini harus dibangun sejak dini.

Temukan Kesamaan
Para orangtua juga harus mampu temukan kesamaan dengan anak remaja mereka. Dengan menemukan kesamaan, orangtua dan anak remaja dapat melakukan kegiatan bersama sehingga dapat menghindari anak melakukan kegiatan negatif.

Misalnya, para ayah dapat mengajak anak lelakinya untuk melihat pertandingan sepak bola, sedangkan ibu dan anak perempuannya dapat pergi belanja ke pusat perbelanjaan.

Mendengarkan tanpa Memvonis
Ketika Anda sedang berbicara dengan anak, hindarilah ucapan-ucapan yang sifatnya menghakimi, mengejek, menyela dan mengkritik. Sebab, seorang remaja sangat mudah tersinggung, bahkan oleh hal-hal yang sifatnya remeh. Dengan melakukan ini, maka anak remaja Anda akan merasa lebih dihargai.

Orangtua memang memiliki kewajiban untuk selalu melindungi, merawat, dan mendidik anak-anaknya. Supaya masa depan mereka menjadi baik dan berguna bagi bangsa dan negara. (liputan6.com/Salimah)



Komentar