PortalMadura.com

Pasar 17 Agustus Pamekasan Jadi Pusat Pengawasan PSK

  • Kamis, 22 September 2016 | 16:13
Pasar 17 Agustus Pamekasan Jadi Pusat Pengawasan PSK
ilustrasi

PortalMadura.Com, Pamekasan – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur terus melacak sejumlah lokasi yang ditengarai menjadi tempat transaksi pekerja seks komersial (PSK).

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Pamekasan, Mohammad Yusuf Wibiseno mengungkapkan, pengawasan yang dilakukan dalam beberapa bulan terakhir lebih konsentrasi di sekitar pasar 17 Agustus yang memang rawan terjadinya transaksi bisnis esek-esek dibandingkan dengan tempat lainnya.

“Kita tetap rutin melakukan razia PSK itu setiap malam Sabtu dan malam Minggu, tetapi sekarang sudah relatif tidak ada dibandingkan dengan sebelumnya. Bisa dikatakan bersih lah,” kata Yusuf, Kamis (22/9/2016).

Yusuf menambahkan, pihaknya tidak memperbolehkan warung yang ada di pasar 17 Agustus menggunakan lampu remang-remang. Tetapi harus menggunakan lampu terang untuk meminimalisir praktek asusila di wilayah bumi Gerbang Salam.

“Yang namanya patroli kita datangi warungnya satu-satu, biasanya kalau ada yang mangkal itu langsung lari ketika ada petugas. Tetapi sekarang sudah tidak ada,” klaim dia.

Pasar 17 Agustus Bugih Pamekasan yang biasa disebut pasar Bere’ tersebut memang menjadi lokasi transaksi PSK setelah sebelumnya beberapa kali petugas penegak perda berhasil merazia di wilayah tersebut. (Marzukiy/choir)

Hari Jadi Sumenep
Hari Jadi Sumenep
Hari Jadi Sumenep
Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional