oleh

Pasutri, Ini 7 Rahasia Cegah Perceraian dalam Rumah Tangga Anda

PortalMadura.Com – Setiap Pasangan Suami Istri (Pasutri) pasti tidak menginginkan rumah tangganya berada di ambang perceraian. Akan tetapi, karena alasan mereka sudah tidak bisa mempertahankan keutuhan rumah tangga sehingga perceraian memang menjadi salah satu hal yang ditempuh.

Namun, bukankah Anda sebaiknya mempertahankan dahulu?. Mencari titik kesalahan dan memperbaiki bersama sebelum palu hakim diketuk?. Jika Anda sebenarnya bisa menghindari itu semua, ada beberapa cara yang bisa Anda ikuti untuk menghindari perceraian.

Berikut tujuh rahasia menghindari perceraian dalam berumah tangga:

Saling Mendengarkan Satu Sama Lain
Trik menghindari perceraian yang satu ini, merupakan hal dasar yang wajib dilakukan pasangan suami istri, yaitu saling mendengarkan satu sama lain. Komunikasi yang bermasalah, seringkali menjadi penyebab akar masalah dari suatu hubungan, sehingga dibutuhkan komunikasi yang baik agar pernikahan langgeng.

Selain itu dengan mendengarkan pasangan, Anda juga akan mengetahui perasaannya dan memahami apa yang ia pikirkan. Begitupun sebaliknya dengan pasangan Anda. Jangan malu mengomunikasikan semua hal bersama pasangan Anda.

Utarakan Perasaan Anda
Selain mendengarkan perasaan pasangan, Anda juga harus mampu untuk mengungkapkan perasaan Anda sendiri, sehingga pasangan dapat memahami sudut pandang Anda. Memang lumayan susah mengekspresikan perasaan sendiri, tapi nyatanya itu perlu dilakukan agar tidak terjadi ketimpangan perasaan dan akhirnya kesal sendiri.

Sebenarnya, cara menghindari perceraian ini tergantung pada beberapa kondisi yang berbeda, tetapi kemampuan untuk mendegarkan perasaan orang lain dan mengutarakan perasaan sendiri akan menjadi hal yang sangat berguna ketika Anda dihadapkan dengan perceraian.

Mau Berkompromi Satu Sama Lain
Dalam setiap hubungan apapun, kompromi memainkan peran besar dalam keberhasilan atau kegagalan rumah tangga. Pada saat yang sama, pasangan juga harus terbuka terhadap ide-ide Anda dan pandangan satu sama lain.

Maka hasil dari pernikahan bergantung pada masing-masing pihak, bagaimana mengesampingkan keinginan individu serta mewujudkan keinginan bersama secara realistis. Tidak jarang kompromi sangat diperlukan untuk menghindari egoisme dalam hubungan.

Jangan Menyalahkan Satu Sama Lain
Siapa yang mau disalahkan dalam gagalnya suatu hubungan?. Jawabannya, tidak ada. Suatu hubungan memang tidak bisa luput dari kesalahan dan pertengkaran. Tapi menyalahkan pasangan tidak akan memperbaiki masalah Anda. Pasti ada yang saling mengeluh, dan keluhan itu biasanya disebabkan oleh harapan yang tidak realistis.

Baiknya, bicarakan berdua, dan terima kenyataan bahwa tidak semua harapan berjalan sesuai kehendak. Dengan lebih ikhlas dan menerima, niscaya hubungan Anda dan pasangan akan jauh dari kata perceraian.

Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri, Kalau Memang Dibutuhkan
Bosan dan muak juga, kalau sedang ada masalah dalam suatu hubungan lalu bertatap muka setiap hari. Ada kalanya Anda butuh waktu untuk sendiri. Bukan sendiri untuk selamanya, tapi sendiri untuk merefleksikan kesalahan atau menenangkan pikiran.

Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa “istirahat” dalam suatu hubungan, bisa menjadi salah satu cara menghindari perceraian. Jangan lupa berikan waktu kepada pasangan untuk melakukan hal yang sama.

Belajar Memaafkan dan Melupakan
Semua orang di muka bumi pasti pernah membuat kesalahan. Tetapi belum tentu semua orang bisa belajar untuk memaafkan dan melupakan. Hal ini sangat Anda butuhkan jika memang berniat menghindari perceraian dalam rumah tangga.

Siapa sih, yang suka kalau kesalahannya selalu diungkit dan diingat setiap bertengkar?. Dalam dunia rumah tangga yang ideal, hal ini perlu dilakukan agar tidak ada rasa bersalah dan dendam menyelimuti batin satu sama lain. Lupakan dan ikhlas menjadi salah satu kunci penting, kalau memang ingin rumah tangga Anda terhindar dari perceraian.

Bangun dan Temukan Goals Anda Sendiri dalam Berumah Tangga
Cobalah untuk menemukan suatu pencapaian atau tujuan saat berumah tangga. Jangan hanya saat berpacaran saja hal itu dikejar. Ketika menikah, Anda juga harus punya tujuan sendiri selain mencapai kebahagiaan yang hakiki dalam berumah tangga.

Seperti menentukan mau punya anak berapa, ketika anak dewasa, Anda akan melakukan apa, melakukan trip perjalanan ke suatu tempat, atau masa depan lain yang memang menjadi impian Anda berdua selama ini. Dengan memiliki goals tertentu, Anda dan pasangan akan kompak serta berusaha bersama untuk mewujudkannya, sehingga Anda bisa menghindari perceraian berdasarkan cita-cita yang ingin diwujudkan. (kompas.com/Salimah)

Loading...