oleh

Pembahasan PAK Molor, Legislatif Salahkan Eksekutif

PortalMadura.Com, Pamekasan – DPRD Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menilai, lambatnya pembahasan perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun 2015 menjadi raport merah bagi pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat.

Wakil Ketua DPRD Pamekasan, Suli Faris menegaskan, jika mengacu pada ketentuan yang termaktub dalam undang-undang nomor 17 tahun 2003 tentang keuangan negara, penyerahan draft rancangan peraturan daerah (Raperda) PAK oleh eksekutif kepada legislatif  antara bulan Juni hingga Juli.

“Sehingga, dewan bisa menjadwal tahapan pembahasan PAK tersebut. Dengan demikian, pada bulan Agustus akhir sudah bisa ditetapkan Perda itu,” tegasnya, Sabtu (3/10/2015).

Loading...

Menurutnya, jika sampai sekarang PAK tak kunjung dibahas, maka eksekutif tidak mempunyai waktu cukup dalam melaksanakan program yang telah dicanangkan dalam PAK tersebut. Karena, tambah dia, hanya memiliki waktu maksimal 45 hari.

“Kalau saya menilai, tapi mohon maaf sebelumnya. Semangat dari eksekutif untuk memperhatikan kepentingan masyarakat responnnya kurang bagus atau kurang cekatan lah. Makanya saya katakan, kebiasaan ini belum bisa berubah sampai sekarang,” tandasnya.

Diakhir tahun 2015 dipastikan akan terjadi iadle cash atau penumpukan anggaran setelah tahun sebelumnya mengalami hal serupa. Hal ini dapat dilihat dari lambatnya penyerahan draft perda perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun 2015 dari eksekutif ke meja legislatif. (Marzukiy/har)


Berita PortalMadura
Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

portalmadura.com tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ditulis. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE