oleh

Pemkab Absen, Janda Lansia Luput dari Bantuan DPRD Pamekasan Meradang

PortalMadura.Com, Pamekasan – Sungguh miris kehidupan seorang janda tua, Misti (93). Ia sudah 35 tahun hidup seorang diri di gubuk reot berukuran 3×4 meter persegi.

Warga Dusun Du Alas, Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan, Pamekasan ini tak pernah mendapatkan sentuhan dari pemerintah.

Program pemerintah, seperti beras sejehtera(Rastra) atau program perbaikan rumah tak pernah dirasakan Misti.

Ia hanya bisa menunggu pemberian makanan dari tetangga dekatnya. “Cuma dikasik tetangga, mau kerja sudah tidak mampu,” katanya pada PortalMadura.Com, Kamis (29/11/2018).

Anehnya, meski kondisi Misti sangat memprihatinkan, ia mengaku tak pernah mendapatkan sepeserpun bantuan dari desa maupun pemerintah kabupaten.

“Alhamdulillah, masih ada tetangga yang mengantarkan makanan ke sini. Kadang berupa beras dan kadang makanan yang sudah matang,” imbuhnya.

Sementara, anggota Komisi IV DPRD Pamekasan, Syamsuri mendesak pemerintah melakukan verifikasi ulang terhadap masyarakat miskin.

Menurutnya, dinas terkait mestinya melakukan sistem jemput bola dengan turun kelapangan. “Jangan nunggu media memberitakan dulu baru aksi,” sesalnya.

Pihaknya menduga, kasus yang menimpa Misti, karena pemerintah cenderung menggunakan data lama. Akibatnya, banyak bantuan yang tidak tepat sasaran.

Bahkan ia menyebut, bahwa Kecamatan Larangan sering ditemukan warga tak mampu yang luput dari perhatian pemerintah.

“Kecamatan Larangan ini masih banyak masyarakat miskin yang tak tercover. Pemerintah daerah dan pemerintah desa harus instropeksi diri,” tandasnya.(Hasibuddin/Putri)