PortalMadura.com

Pemkab Pamekasan Ancam Pecat ASN Yang Ikut Politik Praktis

  • Senin, 15 Januari 2018 | 11:21
Pemkab Pamekasan Ancam Pecat ASN Yang Ikut Politik Praktis
dok. Kantor Pemkab Pamekasan

PortalMadura.Com, Pamekasan – Menjeleng pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat mewanti-wanti para Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak terlibat dalam politik praktis.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pamekasan, Mohammad Alwi menegaskan, ASN harus netral pada pesta demokrasi tersebut sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 bahwa ASN tidak boleh mendukung salah satu calon kepala daerah atau calon wakil kepala daerah.

“Ya, seluruh ASN itu harus netral, menggunakan fasilitas negara, kampanye atau mengadakan acara untuk politik itu tidak boleh. Nanti ada sanksinya,” tegas Alwi, Senin (15/1/2018).



Alwi menambahkan, ASN yang terbukti terlibat dalam politik praktis itu akan dikenakan sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya. Mulai sanksi ringan, sedang dan sanksi berat. Di mana, sanksi berat yang akan diterima oleh Abdi negara tersebut berupa pemecatan secara hormat.

“Sanksi sedang itu, mulai dari penundaan gaji, penundaan kenaikan pangkat dan penurunan pangkat. Kalau sanksi berat itu mulai penurunan pangkat, pemindahan, pembebasan dalam jabatan dan pemberhentian dengan hormat,” tandasnya.

Pihaknya telah menindaklanjuti Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur tentang larangan ASN ikut politik praktis dengan membuat edaran kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat. Kemudian, pihaknya juga mengumpulkan pimpinan OPD menyampaikan larangan tersebut.

“Supaya para pimpinan OPD itu ikut mengawasi dan membimbing anak buahnya. Ya, ayolah ikut peraturan saja, tidak usah terlibat langsung. Soal siapa nanti yang terpilih, terserah lah,” pungkasnya. (Marzukiy/Putri)

Loading...
Advertisement
banner300x250

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional