oleh

Pemkab Pamekasan Ancam Tutup Kembali Tempat Karaoke yang Langgar Regulasi

PortalMadura.Com, Pamekasan – Rencana para pengusaha tempat hiburan di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, yang akan membuka kembali tempat usahanya pada tanggal 17 Februari 2018 mendapat pengawasan serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Pamekasan, Mohammad Alwi mengatakan, para pengusaha tempat hiburan harus mematuhi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 7 Tahun 2018 yang baru saja dikeluarkan merevisi isi perbup sebelumnya. Jika tidak mematuhi regulasi itu, pihaknya tidak segan-segan menutup kembali sejumlah tempat karaoke tersebut.

“Ya, harus taat kepada peraturan lah, kalau tidak tetap kami tidak perbolehkan mereka beroperasi. Kalau sesuai perbup itu kan ditutup,” tegasnya kepada PortalMadura.Com, Jumat (9/2/2018).

Loading...

Pihaknya tidak mempersoalkan tempat karaoke beroperasi kembali setelah sebelumnya ditutup oleh pemkab. Asalnya, mereka bisa mengikuti regulasi yang telah dikeluarkan, sehingga keberadaan tempat karaoke tersebut tidak meresahkan masyarakat.

Sebelumnya, Ketua Peguyuban Tempat Hiburan Pamekasan, Agus Sujarwadi mengungkapkan, rencana pembukaan serentak pada tanggal 17 Februari itu karena para pengusaha tempat hiburan masih membenahi sesuai isi perbup. Salah satunya adalah pemasangan CCTV, kaca pintu room yang transparan dan skelar room harus ada di luar, tidak seperti sebelumnya yang ada di dalam.

Sebagaimana diketahui, salah satu tempat karaoke yang ditutup oleh pemerintah adalah, tempat karaoke Putri, Pujasera, Kampoeng Kita, Dapoer Desa, King One dan beberapa tempat hiburan lainnya lantaran dianggap tidak sesuai dengan perbup. (Marzukiy/Putri)



Komentar