oleh

Pemkab Sumenep Siapkan Rp 5 M Relokasi SMA PGRI di APBD 2017

PortalMadura.Com, Sumenep – Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur menyiapkan dana sebesar Rp5 miliar di APBD 2017 untuk melakukan pembebasan lahan dan gedung SMA PGRI yang menjadi obstacle atau penghalang terhadap penerbangan pesawat di Bandara Trunojoyo.

“Kami akan menyediakan dana sebesar Rp5 miliar di APBD 2017 untuk membebaskan lahan dan gedung SMA PGRI Sumenep,” ungkap Kepala Dishub Sumenep, Moh Fadillah, Kamis (21/7/2016).

Menurutnya, tekhnisnya SMA PGRI diminta untuk mencari tanah sebagai lokasi baru pelaksanaan pendidikan, sedangkan Gedung dan lahan yang sekarang akan dibeli oleh Pemkab sebagai aset daerahnya.

“Kalau soal proses pembeliannya, kami akan melakukan apraisal dulu terhadap gedung dan lahan tersebut, kemudian baru akan ada proses pembebasan. Yang jelan kami akan siapkan anggaran sebesar Rp5 miliar di APBD 2017,” ucapnya.

Loading...

Ia menargetkan, relokasi SMA PGRI itu sudah selesai pada tahun 2017, namun untuk tahun ini, Pemkab akan melakukan pemangkasan bagian atas gedung laboratorium SMA PGRI karena dianggap sangat mendesak untuk dilakukan.

“Karena bulan Desember tahun ini, Bandara trunojoyo direncanakan dioperasikan menjadi penerbangan pesawat komersial,” tuturnya.

Saat ini, landasan pacu pesawat Bandara Trunojoyo Sumenep sedang dilakukan perpanjangan dan pelebaran dari panjang 1.130 meter menjadi 1.600 meter dan lebar 23 meter menjadi 30 meter.

Dana  yang digunakan itu bersumber dari Kementerian Perhubungan sebesar Rp33,7 miliar. Dana tersebut untuk penggunaan, antara lain  pekerjaan perpanjangan dan pelebaran runway sebesar Rp25, 9 miliar, serta untuk pembuatan apron sebesar Rp7,8 miliar. Upaya perpanjangan landasan pacu itu agar bandara tersebut bisa dimanfaatkan pesawat berkapasitas 72 penumpang. (arifin/choir)



Komentar