PortalMadura.com

Pemkab Sumenep “Takut” Bongkar Bangunan di Atas Drainase Milik Anggota Dewan

  • Sabtu, 23 September 2017 | 09:59
Pemkab Sumenep “Takut” Bongkar Bangunan di Atas Drainase Milik Anggota Dewan

PortalMadura.Com, Sumenep – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, belum berani membongkar bangunan yang berdiri di atas drainase di Kecamatan Saronggi. Instansi terkait beralibi butuh koordinasi dengan pihak terkait dalam pembongkaran bangunan milik anggota dewan tersebut.

“Kami belum bisa melakukan pembongkaran terhadap bangunan itu, karena harus melalui rapat koordinasi dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) dulu sebelum membongkar,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Fajar Rahman, Sabtu (23/9/2017).

Ia menyatakan, hasil koordinasi sementara, DPM-PTSP sudah melayangkan surat teguran sebanyak tiga kali kepada pemilik bangunan (Pertamini) tersebut. Isi surat tersebut agar pemilik bangunan segera membongkarnya.

Baca Juga:  Warga Sumenep Lapor Polisi, Lokasi Pengeboran Air Dekat "Sumber Raja"
Harijadi Bangkalan
Ads by portalmadura

“Kalau kami dibutuhkan untuk melakukan pembongkaran, kami siap. Sesuai aturan memang bangunan itu tidak boleh didirikan di atas saluran air atau drainase,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPM-PTSP, Abd Madjid mengaku telah melayangkan surat teguran kepada pemilik bangunan tersebut. Sebab, bangunan itu telah melanggar aturan yang berlaku.

“Kami sudah tiga kali mengirim surat teguran kepada pemiliknya, tapi rupanya belum ada respon dari pemiliknya,” jelasnya.

Terpisah, pemilik bangunan yang merupakan anggota Komisi III DPRD Sumenep, Ruqi Abdilllah itu mengakui bahwa bangunan itu miliknya dan telah menyalahi aturan dengan alasan tidak tahu.

“Kami siap melakukan pembongkaran sendiri, karena sebagai anggota dewan saya harus taat hukum dan aturan,” jawan Ruqi Abdillah. (Arifin/Putri)

Baca Juga:  Pilbup, Politik PPP Sumenep Tunggu Arahan DPW
Loading...
Advertisement
Iklan Murah

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional