oleh

Pencurian Sapi Marak, Warga Luruk Polres Sumenep

PortalMadura.Com, Sumenep  – Maraknya pencurian sapi yang melanda wilayah hukum Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Dari beberapa kali kasus pencurian hewan (curwan), tak satupun pelaku maupun hewan curian yang ditemukan oleh petugas, rata-rata hewan curian ditemukan oleh masyarakat yang bergotong royong melakukan pencarian.

Akibatnya masyarakat mempertanyakan kinerja petugas kepolisian, yang tidak mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, utamanya masyarakat petani atau peternak sapi di desa-desa. Masyarakat yang merasa tidak puas dengan pelayanan petugas kepolisian selama ini, ngeluruk ke Mapolres Sumenep untuk meminta ketegasan dan jaminan keamanan pada polres.

“Di Desa/Kecamatan Guluk-Guluk, hampir tiap malam terjadi pencurian sapi, sudah puluhan sapi milik warga yang hilang. Tapi anehnya, tidak satupun sapi warga atau pelaku pencurian yang ditemukan,” kata H. Mustafid, koordinator warga Desa/Kecamatan Guluk-Guluk, saat mendatangi Polres Sumenep, Senin (5/1/2014).

Menurutnya, warga merasa kesal dengan sikap petugas Polsek Guluk-Guluk, yang terkesan ogah-ogahan memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Setiap kali melaporkan kasus pencurian hewan maupun pencurian motor, tidak langsung diproses dan dibiarkan mengendap hingga beberapa hari.

”Data laporan yang kami punya, sudah sekitar 100 kasus yang masuk ke Polsek Guluk-Guluk, namun hingga saat ini tidak ada satupun kasus yang bisa diselesaikan polsek, terus siapa yang mau mengayomi kami,” tegas Mustafid.

Bahkan, pihaknya menuding penegak hukum tidak serius membantu masyarakat untuk keamanan lingkungan.

”Kalau penegak hukum sudah terlihat mesra dengan preman, ini perlu dipertanyakan,” imbuhnya.

Oleh karenanya, masyarakat meminta Kapolres Sumenep memeriksa salah satu anggotanya yang ditengarai sangat dekat dengan pelaku kejahatan. Sehingga tidak memunculkan polemik atau anggapan yang negatif terhadap institusi kepolisian.

Sementara Kabag Ops Polres Sumenep, Kompol Edy Purwanto, berjanji akan menampung semua aspirasi yang disampaikan warga Desa/Kecamatan Guluk-Guluk. Aspirasi tersebut, nantinya akan ditindak lanjuti ke lapangan sesuai laporan dari warga.

”Kami akan menampung masukan, kritikan dari semua elemen, termasuk masyarkat Guluk-Guluk. Masukan itu nantinya akan menjadi agenda kami untuk menindak lanjuti,” janjinya.

Disinggung soal informasi adannya salah satu oknum anggota Polsek Guluk-Guluk yang sangat akrab dengan pelaku kejahatan, pihaknya secara tegas membantah tudingan itu.

“Itu tidak benar, tidak ada satupun petugas yang dekat dengan pelaku. Sekali lagi itu tidak benar,” tandasnya.(udin/htn)



Komentar