oleh

Penerima Bantuan RTLH di Pamekasan Ada Yang Sudah Mati

PortalMadura.Com, Pamekasan – Realisasi program bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, sampai akhir tahun 2018 belum selesai lantaran terkendala penerima.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kabupaten Pamekasan, Muharram mengungkapkan, untuk program bantuan RTLH khusus perkotaan tahun 2018 sebanyak 150 unit. Dari jumlah tersebut sudah terserap 99 persen atau hanya 10 persen yang belum terlaksana.

“Sudah 90 persen terlaksana, hanya tinggal 10 lokasi yang kemarin mengalami pergeseran, karena yang bersangkutan ada yang mengundurkan diri, ada yang sudah bangun sendiri dan ada pula yang sudah meninggal,” katanya, Senin (19/11/2018).

Akibat kendala tersebut, lanjut dia, pihaknya harus mencari lokasi atau RTLH lain yang sebelumnya tidak terdata dalam bantuan dengan anggaran sebesar 1,5 miliar tersebut. Karena penerima itu mendapatkan bantuan Rp 15 juta per unit.

“Insyaallah akhir desember ini sudah selesai, pergeseran sudah ada (calon penerimanya, red).
Berdasarkan SK (surat keputusan) lokasi atau daftar yang kita kirim ke Kementerian dengan sendirinya bergeser ke yang belum dapat, ” tandasnya. (Marzukiy/Nurul)

Loading...