oleh

Penerima BSM Resah, Ortu Siswa SMPN Batuputih Hanya Terima Rp410 Ribu

PortalMadura.Com, Sumenep – Para orang tua penerima bantuan siswa miskin (BSM) yang putra-putrinya bersekolah di SMPN Batuputih, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mulai resah.

Mereka yang seharusnya menerima Rp750 ribu persiswa, ternyata hanya menerima Rp410 ribu.

“Itupun baru hari ini diberikan, padahal sudah cair sebulan lalu,” kata Uwar, salah satu orang tua siswa pada PortalMadura.Com, Jumat (4/12/2015).

Menurut pria asal Desa Tengedan ini, pihak sekolah menyampaikan bahwa “Rp65 ribu dialokasikan ke seragam batik, Rp60 ribu lagi untuk buku, tapi bukunya tidak ada. Sebesar Rp65 ribu lainnya untuk anak yang tidak dapat BSM dan Rp100 ribu lagi katanya untuk biaya administrasi. Sisanya tidak tahu kemana,” urainya.

Loading...

Sedangkan yang ia tahu, data penerima BSM di SMPN Batuputih sebanyak 14 orang. “Disana siswanya kan sedikit,” ujarnya.

Sementara, anggota Dewan Pendidikan Sumenep, Firdaus menjelaskan, BSM itu murni dan harus untuk siswa. “Tidak benar bila dialokasikan ke yang lainnya. Semisal untuk administrasi,” terangnya.

Bahkan, jika dana tersebut sebagian ada yang dialokasikan pada siswa lain dengan alasan karena tidak dapat BSM juga tidak dibenarkan.

“Nggak boleh dialihkan pada siswa lain. Harus utuh Rp750 ribu persiswa dan pemanfaatannya juga untuk kebutuhan sekolah,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Moh. Shadik belum menanggapi hal tersebut. Saat dihubungi via telepon maupun melalui pesan singkat pada nomor HP yang biasa digunakan tidak ada jawaban.(Hartono)

Komentar