oleh

Pengasuh Ponpes Al-Karimiyyah, Nurfitriana : Rata-rata santri mengalami demam

PortalMadura.Com, Sumenep – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Karimiyyah, Braji, Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur belum mendapat kepastian penyebab puluhan santri yang tiba-tiba sakit mendadak, Sabtu (6/10/2018) malam.

Hingga Minggu (7/10) pagi, para dokter yang menangani santri tersebut masih menunggu hasil laboratorium. “Kami sedang menunggu hasil pemeriksaan lab hari ini untuk kepastian penyebabnya,” kata ibu Pengasuh Pondok Pesantren Al-Karimiyyah, Nurfitriana Busyro Karim pada PortalMadura.Com.

Loading...

Puluhan santri pondok pesantren milik Bupati Sumenep KH. A Busyro Karim itu mengalami demam. “Memang banyak santri sakit tadi malam, rata-rata badannya demam. Kata dokter kalau keracunan biasanya muntah-muntah,” terang Nurfitriana, istri KH. A Busyro Karim menepis dugaan keracunan makanan.

“Dokter belum bisa kasik jawaban yang pasti juga,” ujar Nurfitriana.

Puluhan santri tertangani dengan baik oleh tenaga medis. Pihak pondok pesantren dengan cepat mengirim santri kesejumlah pusat kesehatan masyarakat, salah satunya di Puskesmas Gapura. Pagi ini, kondisi mereka sudah membaik.

Sebelumnya, informasi yang dihimpun PortalMadura.Com menyebutkan, para santri itu tiba-tiba merasakan mual dan sakit perut. Mereka terpaksa dilarikan kesejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di wilayah terdekat.

Malam ini ada sekitar 40-an santri Al Karimiyyah mengalami sakit secara bersamaan. Saat ini sedang di rujuk ke puskemas gapura dan sebagian lagi dirujuk ke puskesmas pamolokan, sebagian juga akan dilarikan ke batuan,” PortalMadura.Com mengutip dari laman facebook @Fitri Busyro, istri Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim.

Mohon doanya ya teman facebook utk anak-anakku santri Al Karimiyyah, semoga tidak terjadi apa-apa, dan semoga segera diberi kesembuhan oleh Allah. Amin,” sambungnya.

Fitri Busyroさんの投稿 2018年10月6日土曜日

(Hartono)