oleh

Perekaman Biometrik CJH Pamekasan 2019 Harus ke Surabaya

PortalMadura.Com, Pamekasan – Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Tahun 2019 harus merekam biometrik. Hal itu merupakan kebijakan baru dari Pemerintah Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Afandi menyampaikan, perekaman biometrik untuk mempermudah para jemaah beraktivitas, mulai dari pemberangkatan sampai berada di Arab Saudi.

“Sesuatu yang baru di haji Tahun ini adalah diberlakukannya biometrik semua embarkasi, biometrik ini dimaksudkan untuk mempermudah jemaah nanti di Arab Saudi, dan ini merupakan kebijakan Arab Saudi dan tidak bisa ditawar lagi, harus,” tegasnya, Rabu (20/3/2019).

Loading...

Afandi menambahkan, para tamu Allah yang akan merekam biometrik harus ke Surabaya, mengingat fasilitas tersebut sampai sekarang belum tersedia di Kantor Imigrasi Pamekasan. Selain mempermudah aktivitas jemaah haji, diberlakukannya biometrik untuk mengurangi antrean di bandara.

“Untuk biometrik sendiri kita akan melakukannya di Surabaya, karena fasilitas biometrik sendiri di Imigrasi Pamekasan tidak memadai. Itu memangkas alur antrean yang sering kali di Bandara yang terkadang sampai 4 jam, untuk mengurangi hal semacam itu. Kasihan mereka yang sepuh-sepuh,” terangnya.

Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Pamekasan yang masuk dalam porsi haji Tahun 2019 sebanyak 810 orang. Dari jumlah tersebut belum dipastikan siapa saja yang mengundurkan diri, menunggu pelunasan Ongkos Naik Haji (ONH).


Penulis: Marzukiy
Editor : Agnes Hafilda Kusuma

Komentar