PortalMadura.com–Persita Tangerang menghadapi tekanan besar dalam laga krusial pekan ke-21 Super League 2025-2026 saat menjamu PSBS Biak di Stadion Indomilk Arena, Senin (16/2) pukul 15.30 WIB. Duel ini menjadi ujian krusial bagi Pendekar Cisadane yang gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir sekaligus kesempatan emas PSBS keluar dari bayang-bayang degradasi.
Persita saat ini menempati peringkat keenam klasemen dengan 34 poin, namun posisi tersebut mulai terancam setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Persija (0-2) dan Semen Padang (0-1), ditambah hasil imbang 1-1 melawan Bhayangkara FC. Jarak dengan PSIM Yogyakarta, Arema FC, dan Bhayangkara FC di peringkat bawah kini menyusut menjadi hanya satu hingga dua poin.
Sementara itu, PSBS Biak berada dalam situasi genting di peringkat ke-16 dengan 20 poin—hanya terpaut dua angka dari Semen Padang yang menghuni zona degradasi. Kemenangan sore ini bisa mengangkat Badai Pasifik ke peringkat ke-14 sekaligus menggusur Madura United yang hanya unggul dua poin.
Pelatih Persita, Carlos Pena, menegaskan tidak meremehkan lawan meski PSBS berada di papan bawah. “PSBS Biak tetap menjadi tim yang berbahaya. Mereka bertarung untuk lolos dari degradasi dan telah mendapatkan beberapa hasil bagus di laga tandang,” ujar Pena dalam konferensi pers jelang pertandingan, dikutip dari I.League.
Pena mengungkapkan fokus utama timnya adalah memperbaiki akurasi tembakan yang menjadi penyebab gagalnya meraih kemenangan dalam dua laga terakhir. “Kami memiliki peluang, namun tak ada akurasi yang baik. Minggu ini kami sudah berlatih secara spesifik untuk lini depan,” tegas pelatih asal Spanyol tersebut.
Dari sisi PSBS, pelatih Marian Mihail diprediksi akan menurunkan formasi 3-4-1-2 dengan mengandalkan duet penyerang Ruyery Blanco dan Mohcine Hassan. Sementara Persita kemungkinan menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Aleksa Andrejic sebagai ujung tombak didukung trio gelandang serang Esal Sahrul, Eber Bessa, dan Matheus Alves.
Pertandingan ini dapat disaksikan secara langsung melalui siaran televisi Indosiar serta platform streaming resmi mulai pukul 15.30 WIB. Kemenangan menjadi harga mati bagi kedua tim: Persita demi menjaga asa finis di empat besar, sementara PSBS berjuang menyelamatkan diri dari jurang degradasi di paruh kedua kompetisi.





