oleh

Peserta UNBK SMAN I Kokop Bangkalan Pinjam Fasilitas SMKN 2

PortalMadura.Com, Bangkalan – Sebanyak 62 Siswa Peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMAN 1 Kokop Bangkalan, Madura, Jawa Timur, terpaksa harus ditampung di kelas SMKN 2 setempat, lantaran sekolah itu belum memiliki fasilitas IT yang memadai.

Bahkan, sekolah yang dibangun 4 tahun lalu itu, hanya memiliki 2 komputer untuk melaksanakan UNBK tahun 2017 ini, sehingga pihak sekolah harus meminjam kelas di SMKN 2 Bangkalan.

“Kalau ketentuannya, sekolah harus memiliki minimal 1/4 dari peserta plus cadangan,” terang Kepala SMAN 1 Kokop, Mahrus Ali, Selasa (11/4/2017).

Dia beralasan, pemilihan SMKN 2 Bangkalan sebagai tempat melaksanakan UNBK, karena sekolah terdekat juga tidak memiliki fasilatas yang memadai, sehingga pihaknya terpaksa memilih sekolah SMKN 2 yang berjarak sekitar 43 KM tersebut sebagai tempat melaksanakan UNBK.

Loading...

“Ya sama, sekolah-sekolah di sana juga gak ada fasilitas, teknologi itu kan keniscayaan, jadi kita tidak bisa menghindar dari teknologi” lanjut dia.

Sementara itu, salah satu siswa SMAN 1 Kokop, Ridhoi, yang juga menjadi peserta UNBK mengatakan, bahwa dirinya harus mengeluarkan uang tambahan untuk mengikuti ujian tersebut.

Uang tambahan yang dimaksud, menurutnya, diperuntukkan untuk makan dan jajan lainnya. Bahkan sekolah meminta uang sebesar Rp 40 ribu untuk sewa kontrakan selama pelaksanaan UNBK.

“Ya diminta, katanya untuk membayar kontrakan,” jelas dia. (Hamid/Putri)



whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar