oleh

Pilkada Sampang, Saksi Paslon Jihad Diduga Mendapat Intimidasi Oknum Aparat Desa

PortalMadura.Com, Sampang – Salah seorang saksi pasangan calon (Paslon) Slamet Junaidi – Abdullah Hidayat (Jihad) nomor urut 1 diduga mendapat intimidasi di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Pandan, Kecamatan Omben, Sampang, Madura, Jawa Timur.

Koordinator Paslon Jihad, Kecamatan Omben, Sampang, H. Moh. Syakir menjelaskan, intimidasi itu diduga dilakukan oleh oknum aparat desa.

“Salah satu bentuk intimidasinya, ingin memindahkan perolehan suara antar Paslon,” katanya, Jumat (29/6/2018).

Dijelaskan, upaya dugaan pemindahan perolehan suara terjada sekitar pukul 16:00 WIB, Kamis sore (27/6/2018).

Saat itu, saksi Paslon Jihad yang juga sebagai Kordes diminta menandatangani sebuah surat pernyataan.

Surat pernyataan tersebut, alasannya untuk dokumen yang akan dibawa ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Loading...

“Namun yang bersangkutan langsung pulang. Tapi, oknum aparat desa menginginkan saksi Jihad kembali dan tidak memberitahukan kepada siapa pun. Bahkan, HPnya diminta non aktifkan,” ucapnya.

Saat ini, rumah saksi paslon Jihad dimaksud sering disatroni beberapa orang yang diduga preman.

“Yang bersangkutan (Saksi Jihad, red) sudah dijemput tim kabupaten dengan pengawalan anggota Polres Sampang,” terangnya.

Sementara, anggota Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) Desa Pandan, Kecamatan Omben, Sampang, Doifur membenarkan adanya dugaan intimidasi.

“Memang benar kejadiannya kemarin sore mas. Tapi, sudah diselesaikan secara damai tadi malam tanpa ada persoalan dan tidak usah diperbesar biar tetap aman dan kondusif,” dalihnya.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang, Miftahur Rozaq mengaku belum mendapatkan informasi.

“Tunggu, saya kroscek dulu di lapangan,” katanya singkat.(Rafi/Nanik)




Berita PortalMadura Aplikasi Android PortalMadura
Loading...

Komentar