Polda NTB Targetkan Zero Incident dalam Pengamanan MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika

Avatar of PortalMadura.com
Polda NTB Targetkan Zero Incident dalam Pengamanan MotoGP Indonesia 2026 di Mandalika

PortalMadura.com– Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) resmi mematangkan strategi pengamanan jelang perhelatan akbar MotoGP Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah. Melalui Operasi Mandalika Rinjani 2026, kepolisian menegaskan komitmen penuh untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengunjung.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja menegaskan bahwa target utama dari operasi pengamanan ini adalah mencapai zero incident atau nihil insiden. Penegasan tersebut disampaikan langsung saat ia memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mandalika Rinjani 2026 di lapangan eks Bandara Selaparang, Mataram, pada Senin (5/10/2026).

Kesiapan Personel dan Deteksi Dini

Ajang balap motor bergengsi internasional yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober 2026 ini dipastikan akan mendatangkan gelombang penonton dari berbagai daerah serta wisatawan mancanegara. Guna mengantisipasi segala kemungkinan, Kalingga meminta seluruh personel untuk memahami tugas secara mendalam serta mampu membaca situasi di lapangan sejak dini.

“Target kita jelas dan tegas, zero incident. Tidak boleh ada ruang untuk kelengahan sekecil apa pun yang dapat mengganggu jalannya kegiatan,” tegas Kalingga di hadapan para pasukannya.

Selain memperkuat kesiapsiagaan, aparat kepolisian diinstruksikan untuk mengoptimalkan langkah early warning dan early detection. Pendekatan ini dinilai vital untuk meredam potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi ancaman nyata, baik di dalam kawasan sirkuit maupun di pusat-pusat keramaian publik.

Kombinasi Pengamanan Ketat dan Pelayanan Humanis

portalmadura.com mencatat bahwa pengamanan event internasional ini tidak hanya berfokus pada aspek penegakan hukum semata. Polda NTB turut menginstruksikan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan yang humanis saat berinteraksi langsung dengan masyarakat maupun wisatawan asing.

Pelayanan yang ramah dan komunikatif diharapkan mampu memberikan rasa nyaman serta memperkuat citra positif Indonesia di mata dunia internasional sebagai tuan rumah yang profesional. Di sisi lain, berbagai potensi ancaman seperti unjuk rasa, potensi bencana alam, hingga ancaman teror telah diantisipasi melalui skenario penanganan terpadu.

Pemeriksaan ketat juga diberlakukan sejak penonton memasuki area sirkuit, mulai dari verifikasi tiket barcode, identitas, hingga kelengkapan atribut resmi seperti wristband dan stiker guna menghindari peredaran tiket palsu. Dengan sinergi yang kuat antara aparat dan masyarakat, Polda NTB optimis ajang MotoGP Indonesia 2026 dapat berjalan sukses serta membawa kebanggaan bagi bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses