oleh

Polisi Dalami Dugaan Penganiayaan Wartawan di Sampang

PortalMadura.Com, Sampang – Polres Sampang, Madura, Jawa Timur, sedang mendalami kasus dugaan penganiayaan yang menimpa salah seorang wartawan berinisial S yang bertugas di Sampang.

“Kami sedang melakukan proses penyelidikan atas laporan dugaan penganiayaan pada wartawan,” kata Kasubag Humas Polres Sampang, Ipda Eko Puji Waluyo, Jumat (19/7/2019).

Selanjutnya, pihaknya akan memanggil saksi-saksi untuk diperiksa atau dimintai keterangan.

Korban S (27), warga Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, diduga dianiaya oleh pelaku MF, warga Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Sampang.

Dugaan penganiayaan itu dengan cara kepala korban dipukul dan handphone-nya di rampas. Peristiwa ini terjadi di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Rabu (17/7/2019) siang.

Korban mendapat perintah dari kantornya untuk meliput dugaan perselingkungan MF dengan Wanita Idaman Lain (WIL).

Loading...

Saat korban tiba di tempat kejadian perkara, MF ternyata diduga sedang melakukan penganiayaan terhadap istrinya inisial HL (29), warga Permata Selong, Kecamatan Kota Sampang.

“Spontan, saya langsung mengabadikan dalam bentuk video menggunakan handphone dengan jarak sekitar 20 meter,” terang S.

Tanpa babibu, MF bersama salah satu keluarganya mendekati korban dan melakukan pemukulan dan merampas handpone korban. “Pelaku marah dan langsung memukul kepala dan merampas HP saya. Sampai sekarang tidak dikembalikan,” ujarnya.

Sementara, koordinator liputan tempat korban bekerja, H. Firman menyampaikan, dugaan penganiayaan terhadapa wartawan merupakan tindakan menghalang-halangi tugas kuli tinta.

Pihaknya akan melakukan langkah hukum dan meminta aparat kepolisian supaya menindak pelaku sesuai prosedur.

“Peristiwa ini tidak boleh dibiarkan agar tidak terulang kembali kepada teman wartawan lain, khususnya di Sampang,” tandasnya.(*)


Penulis : Rafi
Editor : Putri Kuzaifah
whatsapp share top ten article
Loading...
Loading...

Komentar